|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Angkutan bagi para pemudik untuk merayakan Natal terancam karena kapal Kelud harus naik DOK
Today's Must-Reads
Aulia Pohan Usulkan Rp 100 Miliar
Selasa, 23 September 2008 | 14:36:42
Jakarta (BCZ) Mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah mengungkapkan bahwa usul penyediaan dana Rp 100 miliar, berserta pengaturan penggunaannya berada di tangan Aulia Pohan. Saat menjadi saksi dalam sidang tipikor kasus aliran dana BI ke Komisi IX DPR, dengan terdakwa Hamka Yandhu dan Anthony Zeidra Abidin siang ini (Selasa, 23/9), Buhanbudin memgakui ada pertemuan-pertemuan atau Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang membahas diperlukannya dana Rp 100 miliar.

Salah satu agenda dalam rapat 3 Juni 2003 itu berupa penyediaan dana, untuk kebutuhan para mantan direksi BI yang terlibat kasus BLBI, yang diusulkan Aulia Pohan.

Selain itu, RDG itu juga membahas dan memutuskan stategi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terkait persoalan, siapa yang menanggung dana BLBI.

Sebab, lanjut Burhanudin, masalah ini berpengaruh terhadap kinerja perekonomian RI yang menjadi semakin buruk, dan minta ditalangi pemerintah tidak hanya BI. Kepercayaan luar negeri, sambungnya, terhadap BI rendah karena kasus BLBI ketika Indonesia mengekspor, negara importir minta jaminan.

Tentu saja arus ekspor dan pendapatan negara dan masyarakat menjadi terhambat bahkan ada yang sampai berhentui. Dengan demikian, hal itu mengakibatkan perekonomian Indonesia ambruk.

Akhirnya rapat menyepakati pembentukan Panitia Pengembangan Sosial Kemasyarakatan (PPSK). Panitia itu berperan untuk mengambil langkah dengan metode diseminasi, sosialisasi serta informasi terkait dengan memperbaiki nama baik atau citra BI. Panitia ini dipimpin Aulia Pohan.

“Apakah anda mengetahui seluruh kegiatan dan keuangan mereka, atau panitia melapor kepada Anda?” tanya hakim.

Burhanudin menjawab bahwa panitia itu tidak memberikan laporan mereka ke gubernur BI, karena mereka hanya memberikan laporan kepada Aulia Pohan meskipun besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu memiliki posisi Deputi Senior Gubernur BI.

“Tidak panitia ini tidak melapor ke gubernur tapi hanya kepada pimpinan tim, Aulia Pohan” tegasnya. [rm/atm]

 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Rio de Jeneiro (BCZ) Pemerintah Brasil telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Pakistan untuk menjual 100 rudal mereka ke Pakistan.
    Mumbai (BCZ) India terus berusaha mengungkapkan siapa di balik teror Mumbai. Dini hari kemarin WIB (2/12), New Delhi merilis daftar teroris most wanted alias paling dicari. Daftar tersebut diserahkan kepada High Commissioner Pakistan karena India tetap yakin bahwa negara tetangga mereka itu...
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us