|
13.000 Bayi Dirawat Akibat Susu Terkontaminasi |
|
Senin, 22 September 2008 | 14:43:37 |
Beijing (BCZ) Pemerintah Cina menyatakan saat ini lebih dari 13.000
anak sedang menjalani perobatan setelah mengkonsumsi susu
terkontaminasi dengan melamin di negara tersebut.
Menteri Kesehatan Cina menyatakan 12,892 saat ini sedang dirawat di rumah sakit dan 104 bayi diantaranya dalam keadaan kritis. Mereka juga menyatakan 1.579 bayi telah berhasil disembuhkan dan saat ini diperkirakan lebih dari 40.000 bayi lainnya dijangka akan mengalami gejala keracunan susu bayi ini.
Kasus terkontaminasinya susu bayi formula dengan melamin ini diperkirakan akan merebak ke seluruh penjuru dunia terkait dengan banyaknya produk susu buatan Cina yang diekspor ke luar negeri. Di Hongkong telah ditemukan seorang bayi yang menderita gejala yang sama dan saat ini sedang menjalani pengobatan.
Negara terakhir yang disebut sebagai salah satu pengekspor produk susu Cina adalah Brunei Darusallam, Singpura, Bangladesh dan Burundi. Singapura belum lama ini telah melarang peredaran permen White Rabbit yang juga dinyatakan terkontaminasi dengan melamin.
Shigeru Omi, Perwakilan WHO untuk wilayah Pasifik Barat menyatakan keprihatinannya terkait dengan kasus ini.
“Kasus ini semakin parah ketika sebagian pihak yang terlebih dahulu telah mengetahui kontaminasi susu dengan melamin ini lebih bersikap untuk berdiam diri dan tidak memberitahukan kepada publik. WHO menginginkan agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan, bukan hanya dalam produk susu namun bagi keseluruhan produk makanan,” kata Omi
Berbagai negara di dunia telah menyatakan pelarangan impor susu buatan Cina dan melarang warganya mengkonsumsi produk tersebut. Negara-negara tersebut adalah Burundi, Gabon, Tanzania, Brunei Darusallam, Malaysia, Singapura dan Bangladesh. Jepang sendiri belum lama ini telah menarik ribuan produk roti yang dibuat dengan menggunakan susu dari Cina. (jhs)
|