|
Malaysia Terus Jarah Hutan Kaltim |
|
Sabtu, 20 September 2008 | 18:19:12 |
TNI Amankan 2 Pekerja Filipina, Sudah Angkut 70 Batang Log
Tarakan (BCZ) Perambahan hutan Kaltim oleh perusahaan Malaysia
terus terjadi. Buktinya, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas
Pamtas) Yonif 613 Raja Alam yang bertugas di perbatasan Indonesia –
Malaysia berhasil menangkap pelaku illegal logging yang diduga warga
Malaysia.
“Tim Macan pimpinan Lettu Inf Max Maladjadji sedang patroli dan berada di patok V 1036, atau kurang lebih 300 meter dari patok itu. Saat itu tim mendengar ada aktivitas penebangan,” kata Wadansatgas, Mayor (Inf) Dedi Hardono.
Setelah dicek, ternyata ada 3 orang melakukan penebangan. Tak menunggu lama, tim langsung melakukan penyergapan. “Setelah diinterogasi, tersangka mengaku dari perusahaan WTK Maju Johan yang berlokasi di Malaysia. Camp-nya sekitar 3 kilometer dari tempat kejadian perkara. Pimpinan perusahaannya berinisial DW, general managernya Mr Tang dan manajer lapangan bernama Amporo,” beber Dedi.
Setelah diamankan, ternyata 2 dari 3 orang pelaku adalah warga negara asing (WNA) asal Filipina. Dua warga Filipina itu berinisial RD (32 tahun) dan RM (40 tahun). Sementara satu WNI berinisial TS (23 tahun). Barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu ekskavator dan satu chainsaw.
“Sementara untuk barang bukti kayu, ada 20 batang log ada di tepi sungai Penasai dan dikawal 6 anggota Satgas Pamtas Pos Long Betaoh,” tutur Dedi. Dari pengakuan tersangka, juga diperoleh informasi, sudah sekitar 70 batang log yang berhasil dibawa ke wilayah Malaysia. (kpnn)
|