|
Batam (BCZ) Setiap tahun Pemko selalu memberikan warning ke pada warga yang mudik agar tidak membawa keluarganya saat balik ke Batam.
Menurut Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan ini tujuannya agar arus migrasi ke Batam tiodak tinggi. Jika terbukti banyak yang membawa saudara ke Batam, konsekuensinya, Pemko Batam tidak akan menerbitkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Ini dipicu karena jumlah masyarakat di Batam sudah cukup banyak dengan jumlah penduduk mencapai 800 ribu jiwa.
Langkah yang ditempuh Pemko untuk mengantisipasi tingginya angka migrasi, akan mengefektifikan kembali Perdaduk. Mengenai Perdaduk, menurutnya pernah dibahas dalam rapat bersama Muspida. Dan Muspida sepakat agar Perdaduk diefektifkan, yakni dengan menambah petugas-petugas di pintu-pintu masuk.
Untuk menghindari terjadinya permainan antara petugas Perdaduk dengan mereka yang masuk ke Batam, petugas akan diberikan insentif. Jika masih ada petugas yang didapati bermain di lapangan, akan diberikan sanksi.
"Tidak ada tim yang menangani, kita akan efektifkan Perdaduk dan meletakkan petugas-petugas di pintu-pintu masuk. Calo juga agar jangan ada yang berkeliaran lagi, jika masih ada saya minta aparat kepolisian untuk menangkap," jelasnya.(BN)
|