|
Laut Pantura Tercecer Tumpahan Minyak |
|
Sabtu, 20 September 2008 | 10:06:47 |
Indramayu (BCZ) Pesisir pantai Indramayu sejak beberapa hari ini tercemar minyak mentah.
Pencemaran tersebut disebabkan bocornya pipa penyalur minyak di Single Bouy Morring milik pertamina pengolahan 6 Balongan.
Sampai saat ini pihak pertamina bersama warga setempat masih membersihkan ceceran minyak yang menggumpal. Upaya pembersihan ceceran minyak mentah terhadap bocornya pipa penyalur masih terus dilakukan.
Ceceran minyak mentah jenis duri light ini yang mencemari Desa Tambak hingga muara Cimanuk lama yang berjarak hampir 20 kilometer dibersihkan dengan cara mengambil ceceran minyak yang sudah menggumpal.
Cara tersebut untuk menghindari ceceran minyak mentah ini menyebar ke pesisir pantai lain. Tak hanya itu saja ceceran minyak mentah tersebut juga merugikan para petambak ikan dan hewan laut lainnya.
Pasalnya tambak yang mereka punya telah digenangi ceceran minyak hingga mengakibatkan ikan penambak tersebut mati.
Seperti yang dikatakan H Juhadi, tokoh masyarakat, ikan tambak yang ia punya terancam mati semua.
Sementara itu, pihak Pertamina unit 6 Balongan mengatakan, ceceran minyak mentah tersebut berasal dari bocornya pipa SBM 150 yang berjarak 7 mil dari pantai ini.
Ironisnya lagi-lagi hingga kini belum diketahui penyebab bocornya pipa berdiameter 24 inci ini yang berfungsi untuk memindahkan minyak mentah dari kapal Tangker unit kilang Balongan.
Darijanto, Kahumas Pertamina Up 6 Balongan mengatakan, pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan melakukan perbaikan pada pipa yang bocor tersebut. Dugaan sementara kebocoran tersebut akibat terkena jangkar kapal yang bersandar. Pertamina sendiri sudah memasang Oil Boom disekitar titik kebocoran. [rm/iga]
|