|
Batam (BCZ) Bulan
puasa seringkali diidentikkan dengan bau mulut. Karena itu, untuk
mencegah bau mulut saat berpuasa caranya dengan mengosok gigi usai
makan sahur.
Banyak hal yang bisa menjadi penyebab Bau mulut atau halitosis, mulai dari kesehatan rongga mulut sampai adanya penyakit tertentu. Halitosis sendiri bersumber dari adanya kelainan di rongga mulut, baik karies gigi maupun infeksi jaringan penyangga gigi.
Pada saat puasa, bau mulut akan semakin menjadi terasa jika tidak diantisipasi. Karena aktivitas mulut sedikit sekali bahkan tidak ada sama sekali. Terutama pada waktu siang hari. Selain itu, saat berpuasa, tidak ada makanan yang masuk ke dalam mulut, sehingga mulut dalam keadaan istirahat dalam jangka waktu lama.
Pada saat itu, sisa-sisa makanan yang ada dalam mulut, terutama yang ada di sela-sela gigi, lidah, dan sekitar gusi akan menumpuk karena daerah tersebut agak sulit dibersihkan.Kondisi inilah yang akan mengundang aktivitas bakteri secara berlebihan.
Aktivitas bakteri akan menghasilkan zat yang disebut volatile sulfur compound (VSCs). Zat itulah yang kemudian memengaruhi bau mulut seseorang.
Bau mulut itu akan hilang asalkan rajin membersihkan gigi. Yang sering terjadi, katanya kebanyakan orang selesai sahur, biasanya malas menggosok gigi dan langsung tidur. Padahal, setelah 30 menit tak makan, keasaman mulut akan meningkat, karena sisa asam tidak diangkat.
Bau mulut juga bisa terjadi karena pengaruh makanan. Sebaiknya pilih makanan yang banyak mengandung serat, seperti buah. Buah semangka atau bengkuang, misalnya, memiliki sifat sebagai cleaner atau pembersih dalam perut. Jadi, selain untuk gigi, juga untuk kesehatan.
Untuk menghilangkan bau mulut yang disebabkan oleh gigi bisa dengan menggunakan obat kumur atau obat penyegar. Hanya saja hindari terlalu sering menggunakan obat kumur. Pasalnya, obat kumur mengandung septic. Jadi, gunakan hanya sebagai penyegar. Obat kumur atau penyegar sebetulnya hanya akan menghilangkan bau mulut untuk sementara. Sementara halitosis akan terus tercium sampai tubuh memusnahkan makanan tersebut (jhs)
|