|
'Pak, Mamak Gantung Diri!' |
|
Jumat, 19 September 2008 | 15:40:20 |
Stress dan Berkali-kali Gagal Bunuh Diri
Aceh (BCZ) Seorang nenek meregang nyawa dengan cara cukup
tragis. Korban ditemukan tewas oleh anaknya, di dalam rumah. Matanya
terbuka, lidah menjulur dan leher terikat, dengan kondisi tergantung di
tiang gantungan kamar mandi.
Keluarga Misnem (65) mendadak histeris saat mengetahui perempuan tua tersebut nekat bunuh diri dengan menggunakan seutas tali di dalam kamar mandi. Misnem sebenarnya sudah lama mengidap penyakit gangguan jiwa (stress). Bahkan usaha untuk bunuh diri kerap dilakukannya berulang-ulang, namun selalu gagal lantaran diketahui pihak keluarga.
Tapi kali ini, aksi berhasil. Tak seorang pun anggota keluarga di rumah yang mengetahui hingga menemukan tubuh kakunya sudah dalam kondisi tergantung dan terayun-ayun di tiang kamar mandi. Ramadhan kali ini pun menjadi duka bagi keluarga Misnem. Anak korban yang tak bersedia disebutkan namanya mengatakan sesaat sebelum kejadian tepatnya pukul 12.00 WIB siang, ia masih melihat mamak dan ayahnya sedang istirahat di ruang tamu belakang.
Kemudian, sekitar jam 12.30 WIB, ia beranjak dari kamar dan bersipa-siap dan memanggil ibunya (korban-red) untuk bersama-sama melakukan sholat. Namun tak terdengar jawaban hingga ia menuju ruang belakang. Di sini, saksi melihat gunting dan tali berserak, tapi tak juga menimbulkan rasa curiga.
Ia baru terkejut dan hampir jatuh pingsan ketika membuka pintu, menyaksikan orang yang paling disayanginya itu sudah dalam tewas dengan kondisi mengenaskan. Lehernya terikat dan tergantung di atas tiang kamar mandi. Spontan saksi langsung memanggil ayahnya sambil berteriak, ”Pak, mamak gantung diri!” katanya.
Kapolsek Wih Pesam Iptu Hamdani mengatakan, korban diduga bunuh diri karena mengalami gangguan jiwa dan perbuatan bunuh diri sudah beberapa kali dilakukan. (jpnn)
|