|
Jumat, 19 September 2008 | 09:34:58 |
|
BATAM - Pelni cabang Batam akan mengerahkan 10 orang polisi untuk
mengantisispasi kericuhan sesama calon penumpang dan para calo yang
berkeliaran di kawasan penjualan tiket, Sekupang. ”Ini untuk menjaga
saja, sebagai upaya antisipasi,” ujar Manajer Usaha PT Pelni persero,
Siswandi.
Mereka akan bertugas sampai satu minggu sebelum Lebaran, bahkan sampai aktivitas penjualan tiket di Pelni berakhir. Demikian juga nanti setelah Lebaran, mereka akan dikerahkan kembali menjaga keamanan di Pelabuhan. Adapun jumlah polisi yang ditugaskan setiap hari yakni lima orang untuk piket, empat cadangan dan satu pimpinan.
Siswandi mengatakan saat ini kapasitas penumpang kapal Kelud setelah dispensasi sebanyak 2.652 orang. ”Kapasitas dispensasi tersebut meliputi Tanjung Priok, Batam, Tanjungbalai Karimun menuju Belawan, jadi semua kapasistas di bagi, bukan hanya di Batam saja,” ucapnya.
Terkait habisnya tiket kapal Kelud di Batam, Siswandi mengatakan kurang berminatnya calon penumpang membeli tiket kapal Labobar, sehingga mengantisipasi hal tersebut, dibuka pembelian tiket non seat. ”Dan ternyata penumpang juga berminat,” ujarnya.
Mengenai para calo yang banyak berkeliaran disekitar penjualan tiket di kantor Pelni, Siswandi mengatakan supaya calon penumpang jangan membeli tiket dari para calo.(cr5)
|