|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Angkutan bagi para pemudik untuk merayakan Natal terancam karena kapal Kelud harus naik DOK
Today's Must-Reads
Sebulan Lagi Nikah, Gadis Berjilbab Diperkosa
Kamis, 18 September 2008 | 11:38:42
Samarinda (BCZ) Di saat umat Muslim tengah khusyuk menjalankan ibadah di bulan Ramadan, seorang pemuda pengangguran bernama Aripudin (25), warga Jl Cipto Mangunkusumo, Samarinda justru berbuat bejat.
Aripudin mengumbar napsu birahinya dengan memperkosa seorang gadis yang merupakan temannya sendiri berinisial Srintil (20).  Naasnya lagi, Srintil sudah memiliki tunangan dan rencananya, akan menikah setelah Lebaran nanti. Aripudin diciduk polisi kala bersembunyi di rumah temannya.

Srintil dan Aripudin memang saling kenal. Namun diantara mereka tak ada hubungan khusus alias teman biasa. Peristiwa naas yang dialami Srintil bermula, ketika malam itu sekitar pukul 19.00 WIB, Aripudin datang berkunjung ke rumahnya. Saat itu Aripudin mengajak Srintil berbelanja pakaian di Pasar Berkat Wisma, Samarinda.
 
Karena merasa kenal baik, Srintil pun tak menolak ajakan Aripudin. Dengan menggunakan angkutan kota (angkot), pergilah mereka ke pasar. Usai berbelanja pakaian, dengan alasan hendak mengganti baju dengan yang baru dibelinya, Aripudin pun mengajak Srintil singgah ke kamar kos seorang temannya yang terletak tak jauh dari pasar.

Sesampainya di kamar kos dimaksud, Aripudin mengajak Srintil masuk ke dalam. Entah apa yang ada di benak Aripudin, tiba-tiba saja ia mengajak Srintil berhubungan badan. Korban tentu saja terkejut dan terang-terangan menolak ajakan itu.

Meski ditolak, Aripudin terus saja memaksa. Bahkan memeluk tubuh Srintil sambil berusaha melepas pakaian yang dikenakan gadis berjilbab itu. Srintil pun berteriak sambil meronta. Ketika itulah Aripudin mengambil sebilah parang yang ada di kamar kos itu dan dipakai mengancam Srintil.

"Dia bilang akan membunuh dengan parang kalau saya coba-coba berteriak atau menolak permintaannya," ujar Srintil.

Merasa takut, Srintil pun pasrah ketika Aripudin melampiaskan napsunya sebanyak satu kali. Setelah puas, Aripudin menyuruh Srintil berpakaian lalu mengantarkannya pulang.
 
"Sebelum pulang, dia kembali mengancam akan membunuh saya kalau berani menceritakan kejadian itu ke orang lain," pungkas Srintil lagi.

Ancaman Aripudin ternyata ampuh. Srintil tak berani menceritakan perkosaan yang dialaminya kepada orangtuanya. Waktu itu, Srintil hanya mengatakan, dia diancam Aripudin menggunakan parang tanpa sebab atau tujuan yang pasti.

Karena tak tahan dengan penderitaan batin akibat peristiwa memalukan itu, keesokan malamnya, barulah Srintil bercerita dia telah diperkosa Aripudin setelah sebelumnya diancam menggunakan parang. Tak terima dengan perbuatan Aripudin kepada anak kesayangan mereka, kedua orangtua Srintil pun mengadukan perbuatan tak senonoh itu ke kantor polisi.

Kapolsek Samarinda Seberang AKP Sutrisno SIK, melalui Kanit Reskrim Seberang Iptu S Panus menyatakan polisi masih memintai keterangan korban dan pelaku untuk mengetahui bagaimana kronologi perkosaan itu. Korban akan divisum guna melengkapi berkas pemeriksaan yang dilakukan polisi.

"Selain menangkap pelaku kami juga telah mengamankan parang, pakaian yang dikenakan pelaku maupun korban saat terjadinya perkosaan sebagai barang bukti," tegas Sutrisno. (jpnn)

 

 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Rio de Jeneiro (BCZ) Pemerintah Brasil telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Pakistan untuk menjual 100 rudal mereka ke Pakistan.
    Mumbai (BCZ) India terus berusaha mengungkapkan siapa di balik teror Mumbai. Dini hari kemarin WIB (2/12), New Delhi merilis daftar teroris most wanted alias paling dicari. Daftar tersebut diserahkan kepada High Commissioner Pakistan karena India tetap yakin bahwa negara tetangga mereka itu...
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us