|
BINTAN – Badan Pengusahaan Kawasan (BPK) FTZ Bintan, hari ini, Jumat
(19/9) akan menggelar pertemuan dengan Ketua dan jajaran Dewan Kawasan
(DK) di kantor Gubkepri. Dua agenda akan diangkat, di antaranya
pengisihan personel BPK Bintan serta masalah pelabuhan FTZ.
Ketua BPK FTZ Bintan, Junisman mengaku pertemuan kali ini merupakan yang pertama pasca BPK dibentuk. “Nanti kita akan menanyakan teknis pengisihan personel, sama pelabuhan FTZ-nya itu dimana,” ujar Junisman yang juga Kepala Bapeda Bintan menanggapi, Rabu (17/9) kemarin.
Soal personil yang ditanyakan, sehubungan kuantitasnya, dan tentu background dari personil yang akan direkrut. Junisman mengaku belum memastikan pegawai yang akan direkrut itu berasal dari instansi mana saja. Namun, Bupati Bintan Ansar Ahmad sebelumnya mengutarakan, sejumlah pegawai Dinas Perekonomian dan Promosi Daerah yang berada di kantor pelayanan satu atap akan direkrut menjadi personil BPK. Soal pelabuhan FTZ, Bintan telah mengusulkan dua wilayah. Yakni Pelabuhan Bongkar Muat Kijang, serta di kawasan Lobam yang setakat ini sudah dipenuhi industri.
Bintan sampai saat ini belum memiliki pelabuhan barang yang representatif, sehingga perlu segera dibangun pelabuhan yang memadai untuk kelancaran arus masuk dan keluar barang saat FTZ berlaku.
Secara terpisah, seorang pengusaha yang enggan disebutkan namanya berharap FTZ segera diberlakukan pasca BPK terbentuk. Ini penting untuk menunjukkan keseriusan daerah dalam memenuhi janjinya terhadap investor yang sudah menunggu lama tentang adanya kemudahan berinvestasi melalui FTZ. “Kalau mengulur-ulur lagi, nanti investor malah kabur ke Negara lain,” ingat pengusaha tadi. (gds)
|