Penurunan harga BBM dinilai oleh anggota Dewan harus diiringi dengan penurunan tarif angkutan
Wajah Garang, Nangis Saat Ketemu Polisi
Rabu, 17 September 2008 | 18:40:57
Jakarta (BCZ) Seorang mahasiswa salah satu universitas terkenal
di Tasikmalaya ditangkap polisi, karena membuat onar dalam konser band
GIGI di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Saat digeledah polisi, ternyata dia membawa pistol mainan dan dalam keadaan mabuk, dalam Konser Ngabuburit Bareng GIGI berlangsung di Lapangan Upacara Dadaha, Kota Tasikmalaya, sore ini (Rabu, 17/9).
Pemuda yang semula berwajah garang dan menimbulkan ketakutan dalam konser ini, langsung menangis sambil memanggil-manggil ibunya saat ditangkap dan diperiksa polisi.
Kisah lucu tapi menggemaskan berawal, ketika melodi Dewa Bujana melengking-lengking. Kemudian Arman Maulana menyapa puluhan ribu GIGI Kita (sebutan penggemar GIGI).
Mahasiswa yang mengaku bernama Riyan itu ikut berjingkrak. Pemuda berusia 21 tahun itu, tak sadar jika dipinggangnya terselip sepucuk pistol. Sakingnya semangatnya kaosnya tersingkap dan pistol itu pun terlihat jelas.
Beberapa penonton menjauh karena ketakutan, lalu segera melaporkan apa yang mereka lihat itu ke polisi yang berjaga depan panggung.
Keruan Riyan pun langsung ditangkap dan digiring ke truk Dalmas (pengendalian massa) Polresta Tasikmalaya. Disanalah Riyan diperiksa, dan ternyata senjata yang dibawa Riyan hanya sebuah pistol mainan belaka. pistol itu ternyata korek api yang bentuknya seperti pistol asli.
Meski tubuh Riyan dipenuhi tato, namun ketika diintrogasi polisi dia menangis dan mulutnya yang menyebarkan aroma alkohol itu memanggil-manggil nama ibunya. Menurut Riyan, dia membawa pistol mainan untuk koleksi setelah dibeli seharga Rp 100 ribu.
“Saya sebelum nonton nenggak dulu satu botol Anggur Ginseng. Tadinya pengen enjoy. Tapi malah ditangkap polisi,” sesal Riyan.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Riyan digelandang ke Mapolresta Tasikmalaya, Jawa Barat. [rm/atm]
Mumbai (BCZ) India terus berusaha mengungkapkan siapa di balik
teror Mumbai. Dini hari kemarin WIB (2/12), New Delhi merilis daftar
teroris most wanted alias paling dicari. Daftar tersebut diserahkan
kepada High Commissioner Pakistan karena India tetap yakin bahwa negara tetangga mereka itu...
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup...
BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual...