|
Rabu, 17 September 2008 | 14:29:08 |
Kuala Lumpur (BCZ) Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad
Badawi menolak klaim oposisi yang mengaku sudah memiliki cukup dukungan
untuk merebut kekuasaan.
Sebelumnnya, pemimpin oposisi Anwar Ibrahim telah menyatakan mampu menggalang wakil rakyat dari kubu pemerintah untuk membelot paling lambat hari Sabtu (20/9), sehingga dia bisa membentuk pemerintahan baru.
"Mengapa saya tertekan? Itu hanya mimpi semata. Jika itu memang benar, dia tentu sudah mengumumkan sekarang. Seluruh dunia pasti sudah mengetahui," kata Abdullah Badawi seperti dikutip BBC.
Abdullah Badawi mengatakan dirinya tidak akan gentar menghadapi Anwar Ibrhim.
“Pemerintah kuat, kami tetap di sini,” kata Badawi,
Sedangkan, wakilnya, Najib Razak, yang diposisikan sebagai pengganti Abdullah, mengulangi jaminan.
"Saya yakin pemerintah Barisan [Nasional] akan tetap berkuasa," kata Najib soal nasib koalisi Barisan nasional, yang dimotori UMNO.
Kini pemerinta Barisan Nasional telah kehilangan mayoritas dua pertiga di parlemen bulan Maret.
Hal ini pertama kali sejak Malaysia merdeka lebih dari satu abad silam.
Anwar memerlukan 30 anggota parlemen membelot ke kubunya yang memilki 82 wakil di parlemen, untuk bisa menguasai mayoritas dalam majelis yang memiliki 222 anggota. UMNO diperkirakan mengadakan pertemuan pejabat senior partai hari Rabu.
Suhu politik di Malaysia semakin memanas setelah memanas menteri hukum Zaid Ibrahim mengajukan pengunduran diri dengan alasan menolak langkah pemerintah menahan tiga orang dengan menggunakan UU keamanan dalam negeri ISA. [rm/min ]
|