|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Angkutan bagi para pemudik untuk merayakan Natal terancam karena kapal Kelud harus naik DOK
Today's Must-Reads
69 Merk Susu Bayi Fomula Terkontaminasi
Rabu, 17 September 2008 | 12:26:07
Beijing (BCZ) Kasus terkontaminasinya susu formula bayi dengan melamin ternyata tidak hanya terdapat pada susu buatan Sanlu Grup saja, namun juga terdapat pada 69 merk susu bayi formula lainnya yang beredar di Cina. Pemerintah Cina telah mengeluarkan laranga penjualan ke-69 merk susu tersebut yang diproduksi oleh 22 perusahaan susu di Cina.

“Demi menjaga keselamatan rakyat, maka pemerintah telah mengeluarkan perintah untuk melarang  penjualan, menarik dari peredaran dan menghancurkan ke-69 merk susu tersebut,” demikian rilis saluran berita nasional Cina, CCTV.

Terkontaminasinya susu ini telah menjadikan bencana nasional bagi Cina dimana 2 orang bayi telah tewas dan 1253 bayi lainnya menderita kerusakan Ginjal. Pemerintah akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua produsen susu bayi formula untuk memastikan tidak adanya lagi susu-susu terkontaminasi tersebut yang diproduksi dan dijual ke masyarakat.

Sanlu Grup, sebagai sebuah produsen susu terbesar di Cina menyatakan kesalahan terjadinya kontaminasi tersebut mutlak berada di tangan para peternak sapi yang menjual susu mereka ke Sanlu. Grup ini telah menyatakan permintaan maaf mereka ke masyarakat atas kasus ini dan telah memecat Pimpinan Tertinggi perusahaan tersebut Tian Wenhua.

Ke-22 produsen susu yang kini sedang menjalani pemeriksaan tersebut termasuk Torador Dairy Industri, sebuah perusahaan patungan Cina-Australia yang terletak di Tianjin dan perusahaan Guangdong Yashili Grup yang diketahui melakukan ekspor susu bayi formula buatan mereka ke Bangladesh, Myanmar dan Yaman.

Namun khusus untuk susu buatan Yashili yang diekspor ke luar negeri, dalam penyelidikan tidak ditemukan adanya kontaminasi dengan melamin.

Melamin merupakan bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan plastik dan lem dan bahan inilah yang disebut telah menyebabkan kerusakan ginjal pada bayi-bayi yang mengkonsumsi susu bayi formula di Cina. (jhs)


 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Rio de Jeneiro (BCZ) Pemerintah Brasil telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Pakistan untuk menjual 100 rudal mereka ke Pakistan.
    Mumbai (BCZ) India terus berusaha mengungkapkan siapa di balik teror Mumbai. Dini hari kemarin WIB (2/12), New Delhi merilis daftar teroris most wanted alias paling dicari. Daftar tersebut diserahkan kepada High Commissioner Pakistan karena India tetap yakin bahwa negara tetangga mereka itu...
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us