Polisi Jaga KPU 24 Jam
KARIMUN - Mendekati pesta demokrasi pemilu 2009 nanti ada saja ulah
orang yang tak bertanggung jawab untuk mengacaukannya. Buktinya, di
Karimun tepatnya di Kecamatan Meral, ada orang tak dikenal (OTK) yang
sengaja membakar bendera Partai Hanura yang dipasang di pinggir jalan.
”Satu hari dua kali terjadi pembakaran bendera Partai Hanura, yakni pagi dan sore hari. Kejadian ini sangat kita sesalkan. Kami tahu ini adalah ulah orang yang tak bertanggung jawab yang mau mengacaukan Karimun,” ujar Bhakti Lubis, Ketua DPC Hanura Karimun, kemarin.
Dijelaskannya, mereka (pengurus, red) sebelumnya tak tahu ada peristiwa pembakaran bendera partai ini. Tapi setelah mendapat laporan dari kader partai yang tinggal di Kecematan Meral, baru pengurus Partai Hanura Karimun turun mengecek ke lapangan. Setelah memastikan informasi ini benar dan mendapati sisa bendera partai yang terbakar, pengurus Hanura Karimun langsung melaporkannya ke Mapolres Karimun. ”Yang jelas, kami dari Partai Hanura minta polisi mengusut sampai tuntas,’’ ujarnya.
Menanggapi kejadian ini, Kapolres Karimun AKBP Drs Djoko Rudi SH menyebutkan, pihaknya akan melakukan pengusutan. Selain itu, Kapolres juga mengimbau agar semua warga terutama anggota partai politik untuk sama-sama menjaga Karimun tetap aman dan kondusif. Kapolres mengaku pihaknya sudah mulai meningkatkan keamanan dan penjagaan kantor KPU Karimun.
”Kantor KPU dijaga tiga polisi yang terdiri dua orang berseragam dan satu orang berpakaian preman selama 24 jam,” papar Kapolres. Disebutkan Kapolres, Kantor KPU layak dijaga karena ada potensi terjadi keributan.
”Kita hanya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya adanya ketidakpuasan seorang calon legislatif yang berkasnya tidak dapat diterima. Atau ada pihak ketiga yang sengaja ingin menciptkan situasi tidak kondusif. Maka, selain di jaga tiga orang polisi, setiap malam mobil patroli polsek akan mengecek ke kantor tersebut untuk memastikan keadaan keamanan,'' tegas Djoko. ***
|