|
Batam (BCZ) Bulan
Ramadhan, tak lengkap rasanya tanpa buah kurma di meja makan. Bukan
hanya sekedar tradisi, ternyata kurma memiliki banyak manfaat bagi
tubuh. Salah satunya menurunkan resiko stroke.
Apa saja kandungan zat gizi buah kurma dan khasiatnya bagi kesehatan?
Kurma mengandung karbohidrat sederhana (gula) yang tinggi. Yakni sekitar 70 persen dalam setiap 100 gram buah kurma. Di dalam tubuh, penyerapan karbohidrat sederhana ini lebih cepat dibandingkan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi, roti, mie, dan umbi-umbian.
’Kurma ini tidak hanya kaya akan karbohidrat. Juga zat gizi lain seperti vitamin dan mineral seperti vitamin A (50 IU), vitamin B1 atau thiamin ( 0,09 mg), vitamin B2 atau Riboflavin ( 0,1 mg), Niasin (2,20 mg) serta Fe, Magnesium, kalium serta serat yang cukup tinggi.
Sebagaimana diketahui, vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang sangat penting untuk tubuh. Berfungsi untuk menjaga kesehatan mata, berperan dalam proses pertumbuhan, reproduksi, menjaga kekebalan tubuh serta pemeliharaan sel epitel.
Sedangkan kelompok vitamin B kompleks seperti Thiamin, Riboflavin dan Niasin sangat berperan dalam dalam proses metabolisme energi. Selain itu, Niasin berperan dalam menurunkan kolesterol jahat (LDL), trigliserida dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Dengan demikian mengkonsumsi kurma dapat menjaga kesehatan jantung.
Tingginya kandungan mineral pada buah kurma terutama kalium ( 666 mg) sangat bermanfaat dalam mengendalikan tekanan darah, dan berdasarkan hasil penelitian konsumsi makanan yang tinggi kalium dapat mengurangi risiko terjadinya stroke.
idak hanya itu, kandungan zat besi dalam buah kurma juga dapat mencegah terjadinya anemia atau kurang darah. Kurma juga mengandung serat pangan (dietary fiber) sebanyak 2,2 gram dalam tiap 100 gram, sangat baik unruk kesehatan karena selain dapat memperlancar buang air besar atau mencegah sembelit, dan juga membantu menurunkan kolesterol darah.
Hanya saja bagi pasien diabetes melitus harus lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi buah ini, sebab tingginya kandungan gula sederhana yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.
|