|
Senin, 15 September 2008 | 10:42:36 |
BATAM -
Menjelang Idul Fitri, angsuran pembayaran kredit sepeda motor banyak
yang menunggak. Diperkirakan, prosentase tunggakan meningkat 10 persen
dari bulan biasanya. Hal itu disebabkan, nasabah banyak mengalihkan
keuangan untuk memenuhi kebutuhan lebaran.
”Memang ada trend menjelang lebaran kredit sepeda motor macet. Kita tetap memberikan denda terhadap nasabah yang nunggak,” ujar Candra, bagian pemasaran PT Federal Internasional Finance (FIF) Batam, belum lama ini.
Menurutnya, pihak FIF selalu mendatangi nasabah agar mereka membayar kewajiban.
Jika nasabah tetap tak mau membayar, dengan terpaksa motor tersebut ditarik kembali. Di Kepulauan Riau, FIF berhasil menjual 900 unit sepeda motor baru dan bekas sampai dengan akhir Agustus 2008 khusus merek Honda.
Dia mengatakan, permintaan sepeda motor menjelang Lebaran masih stabil. Sayangnya, Candra tak menyebutkan target pembiayaan kredit sepeda motor selama tahun 2008. Dikatakan Candra, bunga angsuran kredit sepeda motor di FIF saat ini masih 2 persen per bulan.
Untuk menarik minat masyakata, FIF melakukan promosi dengan subsidi uang muka mulai dari Rp500 ribu sampai Rp1 juta. (rob)
|