|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Total anggaran pembelian mobil Rp4,9 Milyar dimana Rp.700 Juta dibutuhkan untuk biaya pelelangan
Today's Must-Reads
Lobam Berjaya
Jumat, 12 September 2008 | 09:23:04
Pernah Izin PMA Beres dalam Tiga Hari  
LOBAM  – Pengelola kawasan industri Lobam di Pulau Bintan, ternyata punya pengalaman yang lebih atraktif dalam menarik investasi asing. Calon penanaman modal asing (PMA) cuma butuh waktu tiga hari untuk menyelesaikan perizinan investasi. Dampaknya kawasan Lobam pernah mencapai masa keemasan tahun 2001 dengan penghuni 34 PMA.

”Hanya tiga hari izin prinsip PMA sudah beres. Perusahaan pun langsung bisa operasi,” ungkap Jamin Hidajat, Senior Manager Liaison PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, pengelola kawasan industri Lobam, kepada Batam Pos, kemarin.


Kejayaan itu bisa dicapai tak lepas peranan Tim Koordinasi dan Pembangunan Provinsi Riau (TKPPR) yang mulai dibentuk tahun 1991. Jamin menerangkan, keberadaan TKPPR kala itu sangat membantu kegiatan investasi baik untuk kawasan industri Lobam maupun kawasan pariwisata Lagoi.


TKPPR merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat yang bertindak sebagai lembaga penjamin terhadap berbagai kegiatan investasi di Bintan. Tugasnya, perizinan yang mesti diproses sampai ke Jakarta, cukup dilakukan TKPPR. Sehingga segala urusan perizinan sudah ada perwakilannya di Bintan. Hasilnya, dalam tiga hari, izin prinsip seperti SITU, SIUP, NPWP sudah selesai.


”Perusahaan pun dengan cepat bisa beroperasi. Meskipun sebenarnya ada persyaratan lain yang harus diurus, tapi dengan jaminan TKPPR,  perusahaan dibolehkan langsung buka,” papar Jamin yang juga menjadi juru bicara perusahaan grup Salim di Kepri ini.        
Tidak hanya perizinan, TKPPR juga membantu mempercepat proses impor barang yang masuk ke dalam kawasan. Barang impor yang dibutuhkan perusahaan bisa cepat digunakan, karena langsung dijamin TKPPR.


TKPPR menjamin pula kemudahan masuknya tenaga kerja asing (TKA), yang sangat dibutuhkan perusahaan dalam kawasan. Bila mengikuti prosedur baku, pengurusan izin TKA mesti ke Jakarta dan memerlukan waktu lama. Namun, melalui jaminan TKPPR, TKA bisa langsung kerja sambil pengurusan izin diproses. ”Lembaga itu memangkas seluruh birokrasi dan memberikan kemudahan masuknya investor,” tutur Ketua Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) Bintan ini.    

   
Tak heran pada 2001, kawasan industri Lobam mencapai masa keemasan dengan total 34 PMA dan mempekerjakan 15 ribu karyawan. Sayang masa keemasan itu hanya berlangsung sekitar 10 tahun. Pada tahun 2002, TKPPR dilikuidasi dari Lobam maupun Lagoi. Sejak itu, perizinan mulai memakan waktu relatif lama, bahkan lebih sebulan. Kini lembaga yang diberikan kewenangan langsung mengurus perizinan bahkan ditarik ke Batam dan Tanjungpinang. Sehingga, untuk ke Pinang saha sudah memakan waktu. Lamanya pengurusan izin ini sudah dikeluhkan banyak pengusaha.


Kini PMA yang menghuni Lobam tinggal 26 perusahaan. Jumlah karyawan anjlok hingga 8.000 orang. Manajemen PT BIIE hanya bisa berharap dengan kebijakan Free Trade Zone (FTZ) Batam, Bintan, Karimun, kawasan itu bisa kembali mencapai kejayaan. ”Ya harapan kami tentu ingin lebih  baik lagi,''  tambah Jamin.


Sekretaris SBSI Bintan Iskandar berharap pemerintah bisa meningkatkan pelayanan, sehingga kesempatan kerja tidak malah berkurang. (arh/cnt)


 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • New Delhi (BCZ) Seorang ABG telah digunduli dan dibunuh dengan cara dilindas kereta api hanya karena mengirimkan surat cinta kepada wanita yang mempunyai kasta lebih tinggi darinya.
    Patna (BCZ) Seorang ibu yang telah mempunyai empat orang anak tega meninggalkan suami dan anak-anaknya demi menikahi mertuanya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us