|
Kenali Gejala Penyakit Cacar Sejak Dini |
|
Sabtu, 30 Agustus 2008 | 14:12:07 |
Hindari Garukan, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Makanan Bergizi
batam (BCZ) Penyakit cacar dalam bahasa medis disebut variola, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut small pox.
Penyakit yang disebabkan oleh virus poks (pox virus) ini sudah ada sejak berabad-abad lalu dan sangat mudah menular. Gejala yang terjadi bagi yang terinfeksi adalah demam, dan muncul gelembung-gelembung berisi nanah secara serentak di kulit daerah wajah, tangan, kaki, dan akhirnya seluruh tubuh. Penyakit ini kerap berakibat fatal, terutama bila mengenai bayi atau lanjut usia. Bagi yang bisa sembuh pun, akan memberikan bekas di kulit berupa bopeng-bopeng.
Salah satu jenis penyakit cacar yang banyak diderita oleh sebagian besar masyarakat adalah cacar air atau yang dalam dunia medis disebut varicella.
Dikatakannya, varicella merupakan infeksi akut primer yang disebabkan oleh virus varicella-zoster yang sering menyerang kulit dan mukosa. Biasanya, penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak ketimbang orang dewasa.Meski demikian, bukan berarti orang dewasa tidak bisa tertular penyakit ini loh. Karena penyebaran virus varicella ini melalui inhalasi atau hirupan.
Keluhan penyakit cacar air pada setiap orang masing-masing berbeda. Namun biasanya diawali dengan demam dan lemas yang kemudian disusul dengan timbulnya bintik-bintik yang menonjol di atas kulit dengan ukuran sekira ½ cm atau biasa disebut papul. Papul ini kemudian akan berlanjut menjadi bintik-bintik yang berukuran sama namun di dalamnya terdapat cairan (vesikel) yang terasa gatal.
Papul dan vesikel itu pertama-tama akan timbul pada daerah perut, dada ataupun punggung yang kemudian akan menyebar ke daerah muka, bahkan tangan dan kaki. itambahkan, jumlah papul dan vesikel yang muncul pada setiap orang juga berbeda, ada yang sedikit dan ada pula yang mengenai hampir seluruh tubuh.
Penyakit cacar air bukanlah hal yang sangat menakutkan walaupun bila terkena pada saat dewasa dapat meninggalkan bekas yang agak sukar hilang. Namun itu dapat dicegah dengan tidak menggaruk atau memecahkan vesikel itu serta dengan obat-obatan yang saat ini tersedia. Disarankan bagi penderita agar menjaga daya tahan tubuh dengan cara mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi.
Bagi keluarga penderita yang belum terkena cacar air, saat ini sudah tersedia vaksin untuk mencegahnya. Biasanya, pemberian imunisasi cacar air ini dilakukan pada anak usia 10 tahun ke atas, bagi orang yang memang belum terkena cacar air. Namun jika dikehendaki dan memang mampu, vaksin sudah boleh diberikan setelah usia 1 tahun dan diulang 10 tahun kemudian untuk melindunginya saat dewasa.(jpnn)
|