|
Obama Kalah Pamor dengan McCain |
|
Kamis, 28 Agustus 2008 | 22:58:50 |
Colorado (BCZ) Sejarah baru Amerika Serikat berhasil diukir Partai Demokrat.
Rabu (27/8) waktu setempat atau Kamis (28/8) waktu Jakarta, calon presiden Barack Husein Obama dan calon wakil presiden Joe Biden secara aklamasi disahkan menjadi pasangan capres-cawapres yang diusungnya.
Obama merupakan capres Amerika Serikat pertama keturunan benua Afrika, dan diprediksikan akan memenangkan Pemilu 2008 AS.
Teriakan, sorakan serta kucuran air mata kebahagian tumpah ruah menjadi satu di stadion berkapasitas 100 ribu orang di Denver, Colorado.
Obama akan tampil melawan pesaingnya dari Partai Republik John McCain pada November. Meski belum diketahui siapa cawapres senator Arizona ini, untuk urusan kebijakan dalam negeri, Obama lebih dipercaya publik Amerika Serikat. Karena itu, analis menilai Obama akan mudah melenggang ke Gedung Putih.
Hambatan Obama hanya pada kebijakan luar negeri. Jajak pendapat yang dilansir CNN, Obama kurang dipercaya publik Amerika Serikat dalam menangani kebijakan luar negeri.
Dalam jajak pendapat itu, 78 persen responden mengatakan percaya kepada McCain lebih mampu memimpin Amerika Serikat dalam percaturan dunia internasional dibandingankan Obama 58 persen.
Obama juga kalah dan kurang dipercaya dalam menangani teroris dibandingkan McCain. Dalam jajak pendapat itu, 60 persen responden mengatakan percaya kepada McCain bisa mengatasi serangan terorisme dibandingan Obama yang hanya meraih 36 persen.
“Mayoryas responden mengatakan percaya McCain lebih kuat dibandingan dengan Obama,” tulis CNN.
Jika saja Obama berani tampil lebih tegas terhadap kebijakan luar negeri, maka suara-suara keraguan terhadap Obama akan hilang. [rm/min]
|