|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Total anggaran pembelian mobil Rp4,9 Milyar dimana Rp.700 Juta dibutuhkan untuk biaya pelelangan
Today's Must-Reads
Botol Kemasan, Pakai Sekali
Rabu, 27 Agustus 2008 | 16:34:17
Batam (BCZ) Botol  dan gelas air minum dalam kemasan (AMDK) sering kembali digunakan. Bahkan, botol atau gelas itu dipakai berulang-ulang. Padahal, sebenarnya, kemasan tersebut hanya untuk sekali pakai.

"Ada standar kesehatan yang harus dipenuhi produsen AMDK. Standar ini bertujuan meminimalkan bakteri yang ada di dalam kemasan," kata ahli gizi RSU dr Soetomo Surabaya Fx Wahyurin Mitano SKM.

Kalau segelnya sudah dibuka, lanjut dia, hendaknya, botol tidak dipakai lagi. Sebab, AMDK dibuat dari bahan polyethylene terephthalate atau PET yang mengandung karsinogen (penyebab kanker).

Zat itu membahayakan kesehatan tubuh bila terminum. Melalui serangkaian standar sterilisasi botol, saat masih tersegel, zat tersebut bersifat tidak aktif. "Jumlah bakteri yang ada dalam AMDK pun dipastikan tak melampaui ambang batas toleransi," ujarnya.

Penggunaan botol atau gelas AMDK berulang, tegas wanita yang akrab dipanggil Ririen itu, membuat karsinogen tersebut larut dalam air yang kita minum. Terutama bila dilakukan dalam jangka panjang.

Jika memang terpaksa menggunakan lagi, botol atau gelas minuman kemasan perlu dicuci dengan sabun yang mengandung disinfektan atau antikuman. "Sabun cuci untuk perabot rumah tangga sudah memenuhi standar ini," ucapnya.

Menurut Ririen, mulut botol merupakan bagian yang paling banyak berisiko menularkan bakteri. Maklum, bagian itu sering bersentuhan dengan mulut. Pembersihan bagian tersebut jadi prioritas. Karena mulut botol sempit, mungkin dibutuhkan sikat pembersih botol untuk menjangkau dasar botol itu. Setelah dicuci, tiriskan kemasan hingga benar-benar kering. Pemanasan di bawah sinar matahari selama dua atau tiga menit akan membunuh kuman yang bersarang pada kemasan tersebut.

Dia menambahkan, sebaiknya, botol yang belum kering setelah dicuci tak digunakan. Sebab, botol yang lembap memungkinkan jamur tumbuh subur. Selain itu, setelah kering, botol segera tutup kembali. "Jangan membiarkan botol dalam keadaan kosong terlalu lama," sarannya. Ririen menegaskan, kemasan AMDK yang sudah berubah warna sebaiknya dibuang. Pelarutan warna menunjukkan adanya reaksi kimiawi.

Kalaupun membutuhkan kemasan yang memungkinkan dipakai berulang, dia lebih menyarankan pemakaian kemasan plastik kedap udara. "Memang lebih mahal, tapi bahannya lebih aman dan mudah dibersihkan," tuturnya. (uji/nda)


 
NUSANTARA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • New Delhi (BCZ) Seorang ABG telah digunduli dan dibunuh dengan cara dilindas kereta api hanya karena mengirimkan surat cinta kepada wanita yang mempunyai kasta lebih tinggi darinya.
    Patna (BCZ) Seorang ibu yang telah mempunyai empat orang anak tega meninggalkan suami dan anak-anaknya demi menikahi mertuanya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us