|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Total anggaran pembelian mobil Rp4,9 Milyar dimana Rp.700 Juta dibutuhkan untuk biaya pelelangan
Today's Must-Reads
Naskah Kuno Raib Dari Radya Pustaka
Rabu, 27 Agustus 2008 | 14:18:25
Solo (BCZ)  Walaupun KRH Darmodipuro alias Mbah Hadi dkk sudah dipidana, Museum Radya Pustaka Surakarta masih dirundung masalah.

Yang terbaru adalah raibnya koleksi naskah kuno tak ternilai harganya dari museum tertua di Indonesia itu. Saking banyaknya, tak satupun yang bisa menyebut angka pasti naskah kuno serta manuskrip yang hilang dari sana.

Sumarni Wijayanti, guide museum mengatakan pindah tangannya naskah kuno ke pihak-pihak tertentu di luar keraton sudah terjadi sejak lama. Bahkan, semenjak dia belum bergabung di museum itu.

Meski mengaku tak tahu banyak, Wijayanti mengatakan proses beralihnya kepemilikan naskah itu merupakan imbas amburadulnya sistem pengelolaan museum.

"Dulu kalau mau pinjam yang tinggal pinjam saja. Nggak tahu dikembalikan atau tidak. Tapi, sekarang hal itu tidak berlaku lagi. Kami tidak mengizinkan koleski buku dibawa keluar," katanya.

Salah satu naskah kuno bersejarah yang proses peminjamannya tidak jelas adalah kitab Alquran Kajawekaken, atau Alquran yang ditulis dengan huruf Jawa. Yanti, sapaan Wijayanti, mengatakan dia belum menemukan berita acara peminjaman kitab tiga seri itu.

Setahu dia, peminjaman dilakukan pengelola Museum Masjid Agung Semarang, Agustus 2006 lalu. Hingga sekarang, kitab kuno tulisan tangan itu masih menjadi koleksi museum tersebut. "Dulu kitab wayang golek Menak juga dipinjam untuk pameran di Jakarta. Sekarang sudah kembali. Kalau kitab atau naskah lain saya kurang begitu jelas. Tapi ada beberapa yang keluar," lanjutnya.

Ambarawati, mantan guide yang juga pembongkar praktik kotor Mbah Hadi dkk dalam pencurian arca museum, membenarkan adanya naskah-naskah kuno yang hilang. Dia meyakinkan hilangnya naskah kuno itu bukan isapan jempol belaka. Semua dapat dirujuk dari katalog koleksi naskah di museum. "Di katalog ada tapi nggak ada bukunya. Itu sudah lama, sebelum saya masuk museum," ujarnya.

Dia pun berharap penegak hukum benar-benar serius menyikapi permasalahan yang terjadi di Radya Pustaka. Selain hilangnya naskah kuno, raibnya puluhan arca perunggu dari museum juga diminta dituntaskan. "Saya yakin, itu juga yang diharapkan almarhum Pak Lambang (arkeolog yang tewas kecelakaan sebelum kesaksiannya diambil di persidangan pencurian arca)," tandasnya.

Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Solo KP Satryo Hadinagoro mendengar adanya naskah kuno yang hilang dari museum. Terkait itu, dia prihatin. Dia menyayangkan ketidaktuntasan penyelidikan hukum atas masalah yang ada di sana.

Harusnya, pemkot, polisi, dan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) tidak hanya memfokuskan penanganan kasus pencurian arca. Tapi, harusnya juga terkait hilangnya naskah kuno dan koleksi lain.

Keberadaan naskah kuno itu menurutnya malah lebih penting dari arca batu. Sebab, di naskah-naskah itu tertuang sejarah perjalanan bangsa. Satryo, yang juga adik ipar raja Keraton Kasunanan Surakarta, pernah mengusulkan hal itu kepada pihak terkait. Namun, usulan itu bak menghempas tembok karang.

"Harus dituntaskan. Terlebih lagi jika hilangnya naskah itu merupakan buah dari kejahilan tangan pelaku kriminal. Jika itu benar, sudah sewajarnya polisi mengambil tindakan untuk menyelidikinya. Kan tinggal menginventarisasi saja," tandas Satryo.

Sebelumnya, kasus pencurian arca perunggu Radya Pustaka penanganan hukumnya masih terkatung-katung. Baru kasus pencurian arca batu yang masuk ke pengadilan. Sebenarnya, ada back up naskah kuno itu dalam bentuk satu lemari mikrofilm.

Mikrofilm naskah-naskah Museum Radya Pustaka itu sayangnay tidak dapat dioperasikan. Kendati Nancy K Florida, peneliti dari Cornell University, New York, bersusah payah memikrofilmkan manuskrip itu, sama sekali belum pernah digunakan sejak selesai dibuat pada 1982. (aw/tej/jpnn)


 
NUSANTARA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • New Delhi (BCZ) Seorang ABG telah digunduli dan dibunuh dengan cara dilindas kereta api hanya karena mengirimkan surat cinta kepada wanita yang mempunyai kasta lebih tinggi darinya.
    Patna (BCZ) Seorang ibu yang telah mempunyai empat orang anak tega meninggalkan suami dan anak-anaknya demi menikahi mertuanya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us