|
BATAM - Marine Expo yang berlangsung 26 sampai 28 Agustus mendatang,
menjadi ajang bagi industri offshore dan bidang kelauatan lainnya untuk
memperkenalkan produk mereka di pasar internasional. Sebab, selama
Marine Expo itu diikuti pelbagai perusahan dari negara maju seperti
dari Amerika Serikat, Jepang, dan sejumlah negara Eropa.
Kakanoo Marine Enterprice misalnya. Perusahaan ini menawarkan beberapa jasa seperti, konsultasi mengenai boat, pembuatan gambar teknis boat, perancangan boat, pengawasan pembangunan, pemeliharaan, dan perbaikan boat.
Menurut Direktur Kakanoo, Teddy Suryadi, Marine Expo yang pertama di Batam termasuk yang berkelas untuk skala nasional. Selama perhelatan tersebut, Kakanoo menunjukkan ke pengunjung hasil karya terbaik. ”Kita mendesain kapal kayu khas Sulawesi,” kata Teddy, kepada Batam Pos, kemarin.
Saat ini, Kakanoo sedang mengerjakan tujuh kapal kayu yang dipesan warga negara Amerika, Jepang, dan dari negara Eropa. Teddy mengatakan, kapal-kapal hasil desain Kakanoo diproduksi di Sulawesi.
PT CSI Peserta Termuda Marine Expo 2008
PT Central Sarana Indonesia (CSI), merupakan salah satu peserta pameran dalam Marine Expo 2008 yang digelar di Pasific Palace Hotel 26 sampai 28 Agustus 2008. Di usianya yang baru memasuki empat bulan, menjadikan CSI sebagai peserta termuda dalam ajang pameran maritim terbesar di Indonesia tersebut.
Direktur Utama (Dirut) PT CSI, M Nuh, menyatakan, CSI merupakan perusahaan supplier non-destructive testing (NDT) ke beberapa perusahaan inspeksi dan fabrikasi di Batam. Nama-nama besar seperti PT Hitech Indopratama, PT BKI, PT Biksindo Utama, PT Danalam, PT Transalindo, dan masih banyak lagi, telah menjadi mitra PT SCI sejak beberapa bulan ini.
Banyaknya mitra PT CSI ini, tidak terlepas dari kepercayaan yang diberikan sebuah perusahaan NDT raksasa dari Amerika, Sonatest Ltd, sebagai sub agen untuk wilayah Kepri. Tepatnya pada 8 Agustus 2008, Sonatest melalui PT Multi Kharisma Utama (MKP) menunjuk PT CSI sebagai supplier resmi NDT untuk wilayah Kepulauan Riau.
M Nuh menjelaskan, komoditas yang disuplai PT CSI selama ini meliputi produk-produk NDT seperti Radiography, MT/PT Test, Ultrasonic, Coating Test, Probe, Hardness Test, Weld Measuret, Survey Equip, Safety Equip dan lain sebagainya. M Nuh mengaku, meski sebagai supplier baru, namun kepercayaan pasar di Batam terhadap PT CSI cukup tinggi. ”Karena kami memberikan kualitas dan harga yang bersaing. Selain itu kami selalu ready stock, jadi bisa berkesinambungan,” jelasnya.
Peluang Bagi Batam
Ratusan pengunjung meramaikan acara pembukaan Marine Expo 2008 yang diadakan Event Organizer Muaradvance International di Pacific Palace Hotel, Selasa (26/8). Turut juga hadir Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika, Asisten 1 Ekbang Pemprov Kepri, Nuraida Muchsin, jajaran Pemko Batam dan OB, jajaran Muspida Kepri serta para pelaku bisnis offshore dan marine di Batam.
”Berkembangnya perusahaan shipyard di Batam merupakan kesempatan bagi masyarakat Batam, khususnya perguruan-perguruan tinggi, harus memanfaatkan peluang yang ada saat ini, dengan belajar lebih keras yang lebih kepada praktek kerja, apalagi sekarang didukung oleh teknologi-teknologi yang maju,” ujar Ria.
Nuraida Muchsin, mengatakan Pemprov Kepri sudah mulai mengirim para pelajar ke Institut Teknologi Surabaya (ITS) untuk belajar mengenai indutri kelautan dan perkapalan. (rob/cr1/cr4)
|