|
Kamis, 21 Agustus 2008 | 17:05:41 |
Tampung 3000 Karyawan
Batam (BCZ) PT Epcos Indonesia, perusahaan penanam modal asing
(PMA) terus ekspansi (pengembangan) usahanya di Batam. Sejak mulai
beroperasi 12 tahun lalu di Seraya, perusahaan asal Jerman ini membuka
perusahaan baru di kawasan industri Panbill Mukakuning.
Kamis (21/8) perusahaan ini diresmikan gubernur Kepri Drs Ismeth Abdullah. Saat pengguntingan pita, Ismeth didampingi pimpinan perusahaan antara lain Mr Steven Samuel, Dr Norbest Hets selalu direktur divisi keramik, Mr Peter dan staff lainnya.
Perusahaan ini bergerak dibidang sparepart otomotif. Produksinya kebanyakan dipasarkan di Eropa seperti Jerman, Inggris dan lainnya. Saat ini, perusahaan tersebut sudah memperkerjakan sekitar 1500 orang karyawan. Jika dihitung, total karyawan di beberapa perusahaan lainnya sudah mencapai 3000 orang.
Johannes Kennedy, bos kawasan industri Panbil mengatakan, sejak kawasan itu dibuka tahun 2001 lalu, sudah ada 16 perusahaan asing yang beroperasi di tempat itu. Sebagian PMA yang invest disana berasal dari Jepang, Singapura dan Jerman.
Sementara itu, Ismeth mengatakan, minat investor makin tinggi ke Kepri. Terutama setelah free trade zone (FTZ) didengungkan. Kepastian hukum yang jelas dan kemudahan yang diberikan sebagai pelayanan membuat PMA makin banyak invest ke Kepri khususnya Batam.
"Sampai saat ini jumlah investasi di Kepri mencapai US$ 13.000.000.000,- atau setara dengan Rp130 triliun jika nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Rp10.000 per dolar.
Perusahaan ini mulai dibangun Oktober 2007 lalu bertepatan hari kedua lebaran. Saat itu Ismeth juga diundang untuk meletakkan batu pertama. (BN/mas)
|