|
Security Nagoya Hill Aniaya Warga |
|
Selasa, 12 Agustus 2008 | 23:34:14 |
|
Batam (BCZ) Muhammad Mukhsin (25) terpaksa melaporkan ke pihak
kepolisian Poltabes Barelang setelah bonyok dihajar sekuriti gedung
Nagoya Hill, pada Ahad (10/8) sekitar pukul 23.30 WIB.
Gara-garanya pada malam itu tanpa sengaja dia memegang alat absen sidik jari karyawan gedung Nagoya Hill.
Warga Komplek Green Garden Blok A no 15 Seraya itu baru saja selesai menyelesaikan pekerjaan di Nagoya Hill. Ketika menuju ke rumahnya, dia melihat absen alat sidik jari milik gedung karyawan Nagoya Hill. Tanpa disengaja, ia memegang alat sidik jari tersebut.
Di saat ia tengah memegang alat sidik jari milik karyawan gedung Nagoya Hill itu ada yang melihatnya dari kejauhan. Akibatnya dia pun ditegur oleh sekuriti gedung tersebut dengan kata-kata pedas. Mukhsin mencoba meminta maaf atas perbuatan tidak sengajanya itu dan dia pun kembali melanjutkan perjalanan.
Akan tetapi ketika dia melangkah sekitar 15 meter, sekumpulan sekuriti langsung berteriak sambil mengejarnya. Apa yang terjadi ternyata sekumpulan sekuriti tersebut spontan memukul bagian dada sebanyak dua kali, perut sebanyak 3 kali dan bagian punggung berkali-kali. (BN/mdy)
|