|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Total anggaran pembelian mobil Rp4,9 Milyar dimana Rp.700 Juta dibutuhkan untuk biaya pelelangan
Today's Must-Reads
Demi Kebebasan, Coba Suap Polisi
Senin, 11 Agustus 2008 | 19:32:55
Batam (BCZ) Kenekatan Nuraini (40) berujung ke jeruji besi. Kini ia disidangkan di Pengadilan Negeri Batam karena tertangkap tangan membawa 10 kg ganja saat tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang, Mei lalu. Saat tertangkap, ternyata ia juga sempat mencoba menyuap polisi. Upaya Nuraini menyuap polisi terungkap saat persidangan di Pengadilan Negeri Batam, yang menghadirkan saksi dari kepolisian Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Sekupang, Senin (11/8). Saksi mengaku, saat ingin menggeledah tas, terdakwa sempat menawarkan cincin emas serta sejumlah uang.

"Terdakwa meminta saya tidak menggeledah tasnya dan tidak menangkapnya. Saat itulah, ia menawarkan cincin  dan uang itu," ujar saksi yang mengenakan seragam kepolisian di depan hakim.

Melihat gelagat terdakwa yang makin mencurigakan, saksi pun semakin berkeinginan melihat isi di dalam tas tersebut. Namun saat itu, terdakwa tetap berkelit, malah mengaku kunci tasnya tidak dibawa.

Tak mau kecolongan, polisi pun membawa terdakwa ke pos KPPP di Pelabuhan Domestik. Di sanalah, terdakwa mengakui perbuatannya. Sebanyak enam bata di dalam tas dan satu bundelan di kantong plastik yang diapit di ketiak terdakwa ternyata semuanya barang haram berbentuk ganja.

Pengakuan terdakwa saat itu ke polisi, ia hanya disuruh membawa barang tersebut dan tidak mengetahui siapa pemiliknya. Barang itu dititipkan seseorang kepadanya saat menunggu bus di satu warung kopi di Medan. Perjanjiannya, sesampai di Batam akan ada yang menjemput.  Saat itu, terdakwa berangkat dari Medan ke Dumai dan selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Batam.

Terdakwa yang mendengar penjelasan polisi di persidangan hanya tampak lesu. Bahkan, beberapa pertanyaan yang dilontarkan hakim dan jaksa hanya dijawab dengan anggukan kepala. Seusai sidang, perempuan asal Aceh dan beranak tiga itupun menangis tersedu-sedu. Belakangan diketahui, ternyata ia tertekan ekonomi karena suaminya sudah meninggal saat tsunami 2004 lalu. (BN/lae)
 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • New Delhi (BCZ) Seorang ABG telah digunduli dan dibunuh dengan cara dilindas kereta api hanya karena mengirimkan surat cinta kepada wanita yang mempunyai kasta lebih tinggi darinya.
    Patna (BCZ) Seorang ibu yang telah mempunyai empat orang anak tega meninggalkan suami dan anak-anaknya demi menikahi mertuanya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us