Gaet Wisman dengan Iven
BATAM - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam
Raja Muchsin mengakui obyek wisata Batam menyambut Visit Batam 2010
minim. Mensiasatinya, semua pihak diajak memperbanyak iven.
”Memang obyek (wisata) kita minim. Tapi kita ganti dengan memperbanyak iven,” jelas Muchsin ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Namun rencana ini, sedikit banyak terkendala anggaran. Muchsin berharap, untuk menyokong rencana iven-iven ini, Dinas dapat diberi dana Rp10 miliar. Dana ini akan digunakan untuk pelaksanaan iven dan biaya promosi.
”Tapi ini angan-angan saya lho. Dapat setengahnya saja sudah syukur,” tambahnya.
Terlebih, ujarnya menegaskan, jika ada pihak yang menuntut pemerintah membangun sarana obyek wisata. Pemerintah karena terkendala anggaran, tidak mungkin membangun obyek wisata. Muchsin menyebut ini sebagai porsinya swasta.
”Swasta buat, kita bantu promosikan,” katanya.
Promosi sendiri, akan dilakukan per kegiatan. Menurutnya mempersiapkan semua sampai ke promosi dan pelaksanaan, tidak dapat dilakukan secara sporadis, satu kegiatan, satu promosinya. Meskipun, katanya kondisi Batam sendiri terbilang unik, tanpa kegiatan, pengunjung tetap ada.
”Tapi kita ingin jumlahnya meningkat, makanya perlu banyak iven,” timpalnya.
Di antara iven yang diharapkan sudah matang disusun tahun 2009 ini misalnya pagelaran sejumlah iven kesenian dan budaya di hotel, festival band, wisata religi sperti tabligh akbar, dan iven budaya lainnya.
Untuk meningkatkan minat wisatawan, pemerintah akan menggandeng 200 usaha travel untuk memberi paket-paket perjalanan dan wisata. Sayangnya, sejauh ini, dari 200 usaha travel itu, 90 persennya hanya bergerak di bidang ticketing, belum paket perjalanan wisata.(ary)
|