|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
KEPRI COMMUNITY
  • by

    Candra Ibrahim
KOLOM KAMISAN
  • by

    Hasan Aspahani
Local Batam
Google
SIDAK
Pemko tidak bisa berbuat banyak menghadapi penurunan jumlah wisatawan ke Batam
Today's Must-Reads
Berharap Dihukum Mati
Selasa, 5 Agustus 2008 | 11:35:34
Dari Sidang Pembunuhan Raja Saraiyah

Batam (BCZ) Sidang kasus pembunuhan Raja Saraiyah, keponakan anggota DPRD Batam Raja Gani digelar kembali di Pengadilan Negeri Batam, Senin (4/8) kemarin. Ayah korban, Raja Ahmad yang setia mengikuti sidang berharap terdakwa Nurhayadi dihukum mati.

”Saya ingin kalau ada hukuman mati, dia (Nurhayadi, red) dihukum mati. Kalau tidak, dihukum sampai mati di penjara,” kata Raja Ahmad usai persidangan.

Raja Ahmad mengaku rajin mengikuti sidang anaknya. Di dalam sidanglah ia bisa tahu apa yang terjadi, sekaligus melihat terdakwa pembunuh anaknya. ”Baru sekali saat ditangkap polisi, saya melihat dia. Saat itu saya mengamuk, tapi tak sempat mukul karena langsung dibawa polisi,” tuturnya.

Raja Ahmad mengaku was-was melihat keamanan di Batam. Sejak kematian anaknya, katanya, sudah lima orang yang tewas dibunuh di Batam ini. Berarti setiap bulan, ada satu pembunuhan.

“Saya dulu tak baca koran. Namun sejak anak saya meninggal, saya rajin baca. Saya ikuti terus pemberitaan. Saya ngeri melihat Batam sekarang, lima bulan sejak anak saya meninggal, ada lima pembunuhan di Batam,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap kepolisian memperketat pengamanan agar orang lain tak merasakan nasib seperti dirinya. ”Keluarga saya di Malaysia dan Singapura juga takut mau ke Batam. Bagaimana Batam mau jadi tujuan wisata kalau tak aman,” tukasnya.

Kemarin, persidangan tersebut menghadirkan dua orang saksi dari warga Legenda Bali yakni Fathorroyan dan Syarif Hidayat. Keduanya merupakan tetangga korban yang bersama warga lain ikut masuk ke rumah kakak Raja Sariyah mencari tahu apa yang terjadi.

Saat itu, kata Syarif, saat adzan Subuh berkumandang terdengar jeritan perempuan dari rumah yang ditinggali korban. Warga kemudian ramai-ramai mendatangi asal suara tersebut. Saat warga mengetuk, dari dalam rumah terdengar sahutan.

”Selingkuh. Ini masalah keluarga,” kata Syarif menirukan suara yang ia dengar dari dalam rumah.

Sahutan itu membuat warga curiga. Apalagi, jendela depan rumah terlihat seperti dicongkel orang. ”Saat kami berhasil masuk, korban sudah bersimbah darah,” tuturnya.

Terdakwa Nurhadi kemarin banyak terdiam. Ia hadir di persidangan mengenakan kemeja putih panjang. Rambutnya yang dulu gondrong, kemarin dipotong plontos. Persidangan kasus itu akan kembali digelar, Rabu (6/8) besok.

Seperti diberitakan, warga Perumahan Legenda Bali, Batam Centre dikejutkan dengan kasus pembunuhan sadis, Sabtu (15/3) sekitar pukul 04.30 WIB. Korbannya, Raja Saraiyah (24) yang tewas dengan  enam tusukan. Pelakunya, tetangga korban, Nurhayadi (21). (BP)


 
NUSANTARA [ more ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
Real Estate
  • Batam (BCZ)  Sebuah bola dunia atau globe bergaris tengah 11 meter yang diyakini terbesar di dunia, menjadi salah satu unggulan destinasi wisata baru di Kota Batam, Mega Wisata Ocarina.
    Batam (BCZ) Selain memiliki beberapa wahana wisata yang serba modern, kawasan Mega Wisata Ocarina ternyata juga menyimpan beragam keunikan. Salah satunya adalah kolam ‘Seribu Bangau’ yang berada di tengah-tengah Kampung Seni Ocarina.


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us