|
Konser Inul Kembali Ditentang di Kuala Lumpur |
|
Kamis, 24 Juli 2008 | 17:32:00 |
Kuala Lumpur (BCZ) Kelompok Pemuda Islam Malaysia yang tergabung dalam
partai oposisi PAS menentang dilakukannya konser yang akan diadakan
oleh Inul Daratista.
Pedangdut Indonesia yang dikenal dengan goyang ngebornya ini dinilai oleh mereka mempunyai tarian yang ‘terlalu seksi dan tidak bermoral’ dan telah mendorong mereka untuk meminta pemerintah melarang konser dangdut tersebut.
Kamaruzaman Mohammad, Kepala Kelompok Muda PAS Kuala Lumpur menyatakan mereka akan mengedarkan sedikitnya 2000 pamflet untuk mengingatkan kepada masyarakat agar tidak menyaksikan pertunjukan Inul Daratista.
Pertunjukan Inul Daratista akan dilangkan pada hari Minggu (27/7) di Stadion Olah Raga Bukit Jalil Kuala Lumpur.
“Konser ini tidak hanya akan menunjukan kesenian yang tidak mempunyai unsur keislaman, namun juga merupakan pertunjukan manusia yang tidak bermoral. Saya yakin, masyarakat non muslim juga akan setuju dengan apa yang saya katakan ini,” kata Kamaruzaman.
“Lihat saja videonya di YouTube dan anda akan mengerti apa yang saya maksudkan. Goyangannya terlalu seksi, erotis dan tidak sesuai bagi masyarakat Malaysia,” tambahnya.
PAS sebelum ini juga menentang pertunjukan yang diadakan oleh Gwen Stefani dan Beyonce di Malaysia dengan menyatakan pertunjukan mereka sebagai sesuatu yang ‘sangat sangat tidak bermoral’ bagi perkembangan kebudayaan masyarakat Malaysia.
Inul sebelumnya telah dilarang tampil di Johor oleh pemerintah setempat. Pelarangan ini dilakukan pemerintah Malaysia dengan tidak memberikan sebarang keterangan sehingga sempat membuat Inul pingsan saat menerima kabar tersebut. (jhs)
Berita terkait:
|