|
HOTEL Nagoya Plasa di
Nagoya, akan menggelar budaya yang bertema ”Makassar Nite” di
Bantimurung Ballroom lantai tiga pada 12 Juli hari ini. Acara yang
dimulai pada pukul 19.00 WIB sampai 23.00 WIB ini digelar untuk
mendukung program Visit Indonesia 2008 dan Visit Batam 2010.
”Alhamdulillah, semua fasilitas sudah kita persiapkan semaksimal mungkin, mulai dari artis pendukung dan persiapan-persiapan lainnya, tinggal dekorasi ruangan yang memang kita jadwalkan untuk dimaksimalkan besok pagi (pagi ini, red),” kata HI Nyoman Mariantha General Manager Hotel Nagoya Plasa, menjawab Batam Pos, Jumat (11/7).
Acara yang sudah direncanakan dari Mei ini, saat ini telah terealisasi dan telah menjual kurang lebih 200 tiket. Walaupun jumlah tersebut belum memenuhi target kunjungan, tapi Nyoman optimis itu akan terpenuhi pada saat acara berlangsung. ”Setiap usaha yang kita perbuat, jangan menyerah sebelum berbuat dan kita harus optimis,” ungkap Nyoman.
Acara yang mengangkat kebudayaan Makassar ini, akan diisi pertunjukan seni dan kebudayaan daerah tersebut, mulai dari memperkenalkan makanan khas sehari-sehari Makassar. Juga dimeriahkan artis Makassar seperti Dian Ekawati, Iwan Tompo, Ridwan Sau, Udin Leaders, serta kelompok tari dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Batam.
Lebih lanjut Nyoman menambahkan, tujuan pengadaan acara itu untuk mendukung program pemerintah dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam. ”Selain dukung program pemerintah, juga membuat perencanaan dalam Calendar of Even Nagoya Plasa, bahwa dengan adanya acara ini, kita akan memperkenalkan keragaman kebudayaan Indonesia di Batam yang otomatis meningkatkan kunjungan wisatawan ke Batam umumnya dan yang akan longstay di hotel ini,” tambahnya.
Pemesanan tiket dan informasi dapat menghubungi hotel Nagoya Plasa. Harga tiket mulai dari Rp150 ribu sampai Rp500 ribu. VVIP Rp500 ribu, VIP Rp300 ribu dan reguler Rp150 ribu. Dalam acara itu, pengunjung akan mendapatkan pelayanan sesuai tiket yang dipesan.
”Acara hiburan yang mengangkat tema salah satu kebudayaan di Indonesia ini, turut didukung oleh Pemerintahan Provinsi, Pemerintah Kota Batam, dan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), serta pengunjung yang hadir pada acara tersebut,” ungkap Nyoman. (cr5)
|