|
Tertibkan Gepeng, Disduk Gandeng Polisi |
|
Jumat, 4 Juli 2008 | 12:39:49 |
|
Batam (BCZ) Keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng) di
Batam menjadi persoalan yang tidak pernah terselesaikan. Meski razia
semakin gencar dilakukan, namun tidak tampak pengurangan jumlah gepeng
di persimpangan jalan.
Menyadari hal tersebut, Dinas Sosial dan Permakaman Kota Batam akan meningkatkan pengawasan terhadap gepeng ke depan. Rencananya Dinsos akan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk turut bersama-sama terlibat dalam pengawasan.
"Kita ingin kepolisian juga merasa bertanggungjawab terhadap penertiban gepeng ini. Apalagi polisi punya pos di persimpangan jalan," ujar Syuzairi, Kepala Dinas Sosial dan Permakaman.
Dengan melibatkan kepolisian ia optimis keberadaan gepeng di Batam akan terkurangi. Sehingga kesan keindahan dan kenyamanan kota itu dirasakan. Kerjasama itu akan dikuatkan dengan penandatangan MoU yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.
Dinsos juga merencanakan akan membuat sejenis panti untuk penampungan gepeng. Tempat penampungan ini akan memanfaatkan tempat penampungan dinsos yang sekarang ada di Sekupang. Disana para gepeng akan diberi keterampilan dan keahlian.
"Dengan memiliki keterampilan, mereka bisa hidup lebih baik ke depan," pungkas Syuzairi. (BN/lae)
|