|
Dedi Tak Punya Inisiatif Suap Bulyan |
|
Jumat, 4 Juli 2008 | 11:33:41 |
Jakarta (BCZ) Direktur Utama PT Bina Mina Karya Perkasa Dedy Suwarsono akhirnya buka mulut.
Untuk kedua kalinya, bos galangan kapal itu diperiksa kembali oleh penyidik KPK, Jumat pagi ini (4/7). Jika sebelumnya ia menutut rapat-rapat mulutnya, kini Dedi mulai ‘akrab’ dengan wartawan.
Buktinya, begitu keluar dari mobil tahanan KPK yang membawanya dari sel tahanan Bareskrim Mabes Polri, Dedi sempat senyum. Dicecar pertanyaan pun ia tak lagi membuang muka.
"Saya ikut tender resmi, saya tidak menyuap. Kalau saya yang menyuap, saya kan yang inisiatif. Ada syarat fee-nya, itu diminta. Tapi saya masih untung, kok,” begitu jawab Dedi saat tiba di gedung KPK Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.15 WIB.
Ia mengaku geram disebut-sebut di media massa bahwa Dedi-lah otak dari kasus penyuapan yang menyeret anggota DPR Bulyan Royan.
“Tidak ada hubungannya dengan DPR atau Departemen (Perhubungan). Ini soal pribadi dan bisnis,” tegas Dedi yang sudah ditetapkan sebagai tersangka suap ini dengan terburu-buru. [rm/iga]
|