|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
MUDIK
BANJIR menggenangi jalan di Tanjungpiayu, Senin (13/10) membuat sebagian pengendara harus berhati-hati.
Today's Must-Reads
  • Editorials

    Migran

    Arus balik tiba, yustisi menyapa. Sudah tradisi. DKI kembali disesaki
  • KPPU Denda ATB Rp2 M

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menghukum PT Adhya Tirta Batam (ATB) dengan
SEJARAH
Jumat, 4 Juli 2008 | 10:28:55
3 Fluminense v LDU 1
(Agregat 5-5, Liga Deportiva juara setelah menang adu penalti 1-3)

RIO DE JANEIRO - Juara baru lahir di pentas Copa Libertadores. Wakil Ekuador, Liga Deportiva Universitaria (LDU) Quito, menjuarai Liga Champions-nya Amerika Latin edisi 2008. Pasukan LDU menjadi kampiun setelah membungkam wakil Brazil, Fluminense, pada second leg final lewat drama adu penalti 3-1 di Stadon Maracana, Brazil, kemarin (3/7) WIB. Adu penalti dilangsungkan setelah kedua tim memiliki agregat 5-5. Itu terjadi setelah Fluminense menang 3-1 di second leg final kemarin WIB. Pada first leg final, LDU yang berstatus tuan rumah mampu unggul 4-2. "Ini kemenangan luar biasa bagi kami. Kami berhasil mencatat sejarah baru. Tidak hanya di liga (Copa Libertadores), tapi juga di persepakbolaan Ekuador," kata Edgardo Bauza, pelatih LDU, seperti dilansir Reuters.

Armada Los Ablos -sebutan LDU- juga mencatat sejarah sebagai klub Ekuador pertama yang berhasil menjadi juara ajang Copa Libertadores. Sebelumnya, pretasi tertinggi klub Ekuador di Copa Libertadores adalah melaju ke final. Torehan tersebut diraih klub Barcelona SC di edisi 1990 dan 1998. Tapi, di dua babak puncak, Barcelona disingkirkan Olimpia (Paraguay) dan Vasco da Gama (Brazil). Kiper LDU Jose Francisco Cevallos menjadi pahlawan bagi timya. Dalam adu penalti, kiper 37 tahun tersebut berhasil menggagalkan tiga eksekusi lawan (Dario Conca, Thiago Neves, dan Washington). Hanya satu eksekutor tuan rumah yang menjalankan menjalankan tugasnya dengan sempurna, yaitu gelandang Cicero.

Tiga algojo LDU, Patricio Urrutia, Franklin Salas, dan Joffre Guerron, sukses menjalankan tugasnya. Hanya pemain belakang Jairo Campos yang eksekusinya melenceng. "Pemain kami tampil sangat bagus kali ini. Mereka tetap solid meski tertinggal 1-3. Sangat berat menghadapi situasi sulit seperti itu. Tapi, mereka bisa menunjukkan kekuatan yang sesungguhnya," terang Bouza.

Di laga final leg kedua di Stadion Maracana yang disaksikan 86 ribu suporter itu, tuan rumah dikejutkan dengan gol cepat striker Luis Bolanos di menit keenam. Tapi, Fluminense berhasil membalasnya lima menit kemudian lewat Thiago Neves. Striker yang baru memulai debutnya bersama Timnas Brazil tersebut membalikkan keadaaan menjadi 2-1 di menit ke-28 meneruskan crossing Cicero. Neves kemudian mencetak hat-trick pada menit ke-57 lewat free kick cantik.

"Saya mencetak tiga gol, tetapi tidak berarti sama sekali karena kami tidak meraih piala kemenangan itu," kata Neves. "Kami main lebih bagus daripada LDU dan layak meraih hasil lebih baik. Tapi, ternyata kami harus menerima kenyataan pahit seperti ini. Namun, tim ini harus diberi ucapan selamat karena sudah memberikan yang terbaik," tutur defender Fluminense Thiago Silva.

Dengan kekalahan itu, sirna sudah ambisi Tricolor carioca -julukan Fluminense- menempatkan diri sebagai klub Brazil kesembilan yang pernah menjadi juara Copa Libertadores menyusul Palmeiras, Sao Paulo, Santos, Flamengo, Vasco, Internacional, Gremio, dan Cruzeiro.

Kekalahan tersebut juga sangat memukul pelatih Fluminense Renato Gaucho yang sebelumnya siap-siap mencetak sejarah sebagai pemain dan pelatih pertama yang berhasil menjuarai Copa Libretadores. Pada 1983, saat menjadi pemain, Gaucho turut berperan penting mengantarkan Gremio menjadi juara.

Dini hari kemarin, LDU menerima Trofi Copa Libertadores di stadion yang sudah nyaris kosong 20 menit setelah pertandingan berakhir karena penonton meninggalkan lapangan setelah tendangan penalti berakhir. (ali)
 
NUSANTARA [ indeks ]

OLAHRAGA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Jenewa (BCZ)  Makanan mengandung melamin yang beredar di pasaran tak hanya berasal dari Tiongkok. Kemarin, otoritas Swiss juga menemukan pada biskuit dan permen impor asal Thailand serta Sri Lanka
    Seoul (BCZ) Korea Utara (Korut) memenuhi janji. Setelah Amerika Serikat resmi menghapus mereka dari daftar negara pendukung terorisme pada Sabtu lalu (11/10), negeri komunis itu pun bersiap membatalkan aktivitas nuklirnya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us