|
BATAM - Arni (21) warga Kavling Nusa Jaya Blok A, Sei Beduk mendatangi
Polsek Saibeduk, Rabu (2/7) dini hari dengan didampingi warga untuk
melapor kejadian yang dialaminya.
Wanita asal Sumatra Utara ini mengaku telah dicabuli oleh pria yang menggunakan penutup wajah berwarna putih. Bahkan ia nyaris diperkosa jika saja tidak terbangun dari tidurnya, sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut Kapolsek Seibeduk, AKP Syahrul Ramadhan, kejadiannya malam itu korban yang sedang asik-asiknya tidur, merasa tubuhnya ada yang menindih. Lalu terbangun dan melihat ada seorang pria yang menggunakan penutup wajah dan mengenakan celana coklat sedang berusaha menggagahi korban.
”Menyadari dirinya akan diperkosa, ia berteriak dan berusaha melawan untuk menyelamatkan dirinya,” kata Syahrul yang meceritakan kronologis kejadian itu.
Merasa perbuatannya diketahui, pelaku langsung memukul kepala korban berulang-ulang hingga memar. Setelah melihat kondisi korban sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi, pelaku langsung melarikan diri lewat pintu depan rumah korban.
Tetangga yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan. Tapi sayangnya pelaku sudah pergi. Saat warga masuk ke dalam kamar korban, di sana ditemukan satu pisau dan satu batu giling. Kemudian korban ditemani beberapa warga untuk melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian.
Usai membuat laporan, anggota Polsek Seibeduk langsung turun ke lapangan untuk mengumpulkan informasi. Berkat kerja keras pihak kepolisian yang dibantu masyarakat, akhirnya pelaku yang bernama Anto S (19) dapat diringkus pada pukul 20.00 WIB di sekitar rumahnya yang berada tak jauh dari rumah korban. Kini pelaku berada ditahanan Polsek Batuaji. ”Akibat perbuatannya, ia dijerat pasal 351 juncto 335 KUHP tentang penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.” ujar Syahrul kepada wartawan. Syahrul juga berharap kepada masyarakat untuk dapat selalu waspada dalam menjaga dirinya, keluarganya dan lingkungannya. Jika ingin tidur atau yang lainnya, jangan lupa untuk mengunci pintu. (mat)
|