|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
MUDIK
BANJIR menggenangi jalan di Tanjungpiayu, Senin (13/10) membuat sebagian pengendara harus berhati-hati.
Today's Must-Reads
  • Editorials

    Migran

    Arus balik tiba, yustisi menyapa. Sudah tradisi. DKI kembali disesaki
  • KPPU Denda ATB Rp2 M

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menghukum PT Adhya Tirta Batam (ATB) dengan
Kristina Jelaskan Lagi Biaya Nikah
Kamis, 3 Juli 2008 | 09:22:35
Jakarta (BCZ) Penyanyi dangdut Kristina kembali menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kuningan kemarin (2/7). Berkaca mata hitan dengan frame besar warna putih, istri anggota Komisi IV DPR Al Amin Nasution tersebut datang pukul 10.00 WIB.

Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi S.P., pelantun lagu Jatuh Bangun itu diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap alih fungsi hutan lindung di Bintan yang menjerat suaminya dan Sekda Bintan Azirwan. Mengapa dia sampai diperiksa dua kali? "Pemeriksaan pertama masih ada yang kurang," ujar Johan lantas tersenyum.

Sebelumnya Kristina bersaksi untuk kasus pembebasan lahan bakau seluas 1.200 hektare untuk dijadikan Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) di Sumatera Selatan yang menjerat kolega suaminya, Sarjan Taher. Diduga biaya pernikahannya dengan politikus PPP itu diperoleh dari hasil korupsi kasus TAA senilai Rp 75 juta.

Kristina mendapat tiga lembar traveller's cheque (TC) dari Al Amin untuk biaya nikah yang lantas dicairkan adik Kristina, Silvia. Saat itu Kristina mengaku bingung diperiksa dalam aksus TAA, yang menurut dia bukan kasus suaminya.

Setelah diperiksa lima jam, sekitar pukul 15.00, Kristina memilih bungkam. Langkahnya dipercepat saat keluar dari pintu kaca lantai I gedung KPK, menuju lobi. Dikerumuni wartawan, perempuan bertubuh mungil itu tetap diam. "Tidak ada yang perlu dikomentari," ujarnya, lantas masuk mobil yang menjemputnya. (jpnn/ein)
 
NUSANTARA [ indeks ]

OLAHRAGA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Jenewa (BCZ)  Makanan mengandung melamin yang beredar di pasaran tak hanya berasal dari Tiongkok. Kemarin, otoritas Swiss juga menemukan pada biskuit dan permen impor asal Thailand serta Sri Lanka
    Seoul (BCZ) Korea Utara (Korut) memenuhi janji. Setelah Amerika Serikat resmi menghapus mereka dari daftar negara pendukung terorisme pada Sabtu lalu (11/10), negeri komunis itu pun bersiap membatalkan aktivitas nuklirnya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us