|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
KEPRI COMMUNITY
  • by

    Candra Ibrahim
KOLOM KAMISAN
  • by

    Hasan Aspahani
Local Batam
Google
SIDAK
Pemko tidak bisa berbuat banyak menghadapi penurunan jumlah wisatawan ke Batam
Today's Must-Reads
’’Tak Ada Alasan Menolak Siswa Tak Mampu’’
Kamis, 3 Juli 2008 | 09:42:09
Tak Ada Jaminan  Atlet Berprestasi  Masuk Sekolah Unggulan
TANJUNGPINANG  - Untuk masuk ke sekolah binaan dan standar nasional, jenjang SD, SMP dan SMA benar-benar harus mampu melewati semua tes.

Bahkan siswa yang juga atlet berprestasi tak jadi jaminan diterima di sekolah unggulan ini. Inilah gambaran yang terlihat dari pengumuman hasil tes penerimaan siswa baru di sekolah binaan dan unggulan di Tanjungpinang, kemarin. Dari hasil pengumuman itu, menurut Ketua Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Tanjungpinang, Eddy Rustandi ada sejumlah atlet renang berprestasi yang mendaftar dan tes ujian masuk ke sekolah unggulan tersebut, tapi mereka gagal.


”Ini sangat tidak adil. Di satu sisi ia menjadi pahlawan negeri, di sisi lain Diknas Pendidikan belum memberi kesempatan atau prioritas. Kita minta, Wali Kota Tanjungpinang mengambil tindakan. Tolong, bantu siswa yang selama ini ikut mengharumkan nama negeri pada bidang olahraga,’’ ujar Ketua Pengcab Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Tanjungpinang, Eddy Rustandi, kemarin. 


Menurut Edy, status atlet berprestasi rupanya disamakan dengan siswa biasa. Meski kewenangan kelulusan berada pada managemen sekolah dan Diknas Kota, namun idealnya ada sedikit pengecualian. ”Berikan mereka kesempatan masuk di sekolah yang mereka inginkan. Kesempatan tersebut tentu memberi motivasi peningkatan semangat olahraga yang ia emban,’’ ujar Eddy mengaku kesal.


Kejadian serupa, tambahnya juga dialami atlet kota cabang olahraga lain. Gambaran ini tentu mempengaruhi semangat untuk lebih aktif menggeluti bidang olahraga di Tanjungpinang. ”Seharusnya, ini tak bisa terjadi, prestasi yang mereka hasilkan belum ada apa-apa dibanding pemberian kesempatan masuk sekolah yang ia inginkan,’’ bebernya.

Masih Bisa Mendaftar di Sekolah Lain
Melihat hasil pengumuman penerimaan siswa di sekolah unggulan kemarin, ada juga orang tua siswa yang kesal anaknya tak lulus, tapi ada juga yang ikhlas dan memilih mendaftar ke sekolah negeri lainnya.


Pantauan Batam Pos di sekolah-sekolah unggulan saat pengumuman kemarin, hampir sama saat pendaftaran, yakni terjadi antrean panjang untuk melihat hasil pengumuman.


Menurut Ina, orangtua salah satu calon siswa yang tidak lulus, ia sangat kecewa anaknya tidak lulus di sekolah unggulan tersebut. ”Padahal ada yang nilai rata-rata Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHU) di bawah nilai anak saya, tapi bisa lulus,” ujarnya kesal.


Sedangkan Risha lulusan SMPN 1 yang juga tak lulus memilih pasrah dan akan mendaftar ke sekolah negeri lainnya. ”Kan masih ada waktu untuk mendaftar SMA lain, jadi ya nggak usah kecewa,” kata Risha kepada Batam Pos.


Pendaftaran ulang di sekolah unggulan mulai hari ini, Kamis (3/7) sampai Sabtu (5/7). Bagi calon siswa yang telah diterima, tapi tidak mendaftar ulang dianggap mengundurkan diri dan diganti oleh rangking di bawahnya.


Menurut Kepala Sekolah SMPN 4, M Kasim hasil tersebut merupakan murni hasil yang dicapai oleh siswa saat ujian masuk termasuk nilai rata-rata SKHU. ”Mekanismenya berdasarkan keputusan dari Diknas, jadi tidak ada kecurangan,” kata M Kasim.


Siswa-siswa yang tidak diterima di sekolah-sekolah unggulan masih bisa mendaftar di sekolah-sekolah lainnya. “Tidak ada alasan sekolah tersebut menolak siswa yang tidak lulus disekolah unggulan tersebut,” tambah M Kasim.


Disebutkan Kasim, pihaknya memang menyediakan seragam dan perlengkapan sekolah seperti topi, dasi dan bet nama, tapi pihak sekolah tidak memaksa siswa baru untuk membeli di sekolah. ”Itu kan hak mereka, kita hanya menyediakan dan kalau ada yang tidak mampu beli sepatu pakai sandal pun boleh asal ada surat keterangan miskin,” ujar M Kasim.


Menurutnya untuk siswa yang kurang mampu, seluruh biaya pendidikannya dibantu oleh Pemko. ”Jadi tidak ada alasan setiap sekolah menolak siswa yang kurang mampu,” katanya. (cr6/zek)


 
NUSANTARA [ more ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
Real Estate
  • Batam (BCZ)  Sebuah bola dunia atau globe bergaris tengah 11 meter yang diyakini terbesar di dunia, menjadi salah satu unggulan destinasi wisata baru di Kota Batam, Mega Wisata Ocarina.
    Batam (BCZ) Selain memiliki beberapa wahana wisata yang serba modern, kawasan Mega Wisata Ocarina ternyata juga menyimpan beragam keunikan. Salah satunya adalah kolam ‘Seribu Bangau’ yang berada di tengah-tengah Kampung Seni Ocarina.


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us