|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
MUDIK
BANJIR menggenangi jalan di Tanjungpiayu, Senin (13/10) membuat sebagian pengendara harus berhati-hati.
Today's Must-Reads
  • Editorials

    Migran

    Arus balik tiba, yustisi menyapa. Sudah tradisi. DKI kembali disesaki
  • KPPU Denda ATB Rp2 M

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menghukum PT Adhya Tirta Batam (ATB) dengan
SBY Datang, Mengapa Teroris Ditangkap
Rabu, 2 Juli 2008 | 18:58:35
Jakarta (BCZ) Penangkapan beberapa orang yang diduga terkait terorisme di Palembang beberapa jam sebelum kedatangan Presiden SBY oleh Densus 88 menimbulkan tanda tanya besar.
Diduga, penangkapan tersebut tak lain untuk mencari muka dihadapan SBY dan untuk mencairkan bantuan Amerika Serikat.

"Ada apa dengan Densus 88? Penangkapan itu hanya cari muka saja kepada SBY dan Amerika," tukas anggota Komisi I DPR, Ali Mochtar Ngabalin, di Jakarta, Rabu (2/7).

Ngabalin menambahkan, dengan adanya aksi penangkapan tersebut, Densus 88 seolah-olah mencari-cari pelaku teroris yang sebenarnya tidak ada, apalagi di wilayah Sumatera Selatan, Palembang khususnya.

"Tak lain hanya untuk mencairkan dana bantuan dari AS kepada Densus 88. Jadi dicari-carilah pekerjaan," ungkap pria bersorban ini.

Diakhir masa jabatan Kapolri, kata Ngabalin, Jenderal Sutanto berusaha untuk mengejar target dengan menangkapi orang-orang yang diduga teroris, sehingga masyarakat menilai ia telah berhasil menggulung sindikat terorisme di Indonesia.

"Sutanto jangan kejar target lah. Apa urusannya teroris ada di Palembang, nggak ada jalurnya," tambah Ngabalin.

Yang lebih mengherankan, apa yang dilakukan oleh Densus 88 juga menyakiti orang Indonesia, Melayu dan orang Islam pada umumnya. Karena, dengan mudah bangsa ini diperdaya oleh Amerika.

"Penangkapan teroris ini merupakan bagian skenario Amerika, mereka ingin Indonesia, masyarakat Melayu dan Islam jadi bulan-bulan," tandasnya. [iga]



 
NUSANTARA [ indeks ]

OLAHRAGA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Jenewa (BCZ)  Makanan mengandung melamin yang beredar di pasaran tak hanya berasal dari Tiongkok. Kemarin, otoritas Swiss juga menemukan pada biskuit dan permen impor asal Thailand serta Sri Lanka
    Seoul (BCZ) Korea Utara (Korut) memenuhi janji. Setelah Amerika Serikat resmi menghapus mereka dari daftar negara pendukung terorisme pada Sabtu lalu (11/10), negeri komunis itu pun bersiap membatalkan aktivitas nuklirnya.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us