|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
MUDIK
Puluhan buruh dapur arang berdemo di halaman Pemko Batam menuntut disahkan perda tentang penebangan hutan bakau untuk dijadikan arang oleh warga, Kamis (9/10). Pendemo sempat berdialog dengan aparat untuk bisa masuk ke Pemko.
Today's Must-Reads
Melihat Fenomena Perampokan di Batam
Rabu, 2 Juli 2008 | 12:18:36
Jarang Tertangkap, Aksi Makin Berani dan Sadis
Batam (BCZ) Keamanan di Batam kian mahal saja. Kejahatan jalanan marak. Perampok merajalela. Dalam tiga bulan terakhir, April hingga Juni, tercatat delapan kasus pencurian dengan kekerasan.

Bahkan, ada di antara korbannya yang meninggal dunia. Sebagian kasus mengambang. Keberadaan para pelaku tak terlacak hingga kini.

Beragam modus yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. Seperti yang terjadi di PT Lautan Terang yang beralamat di Komplek Ruko Trikarsa Ekualita Blok A Nomor 32, Sei Panas, milik Achmad Mahbub alias Abob, pengusaha minyak di Batam.
Pelaku yang diduga berjumlah enam orang itu beraksi Ahad (15/6) dinihari dan berhasil memperdayai korbannya dengan mengaku sebagai aparat kepolisian. Dalam aksinya itu, pelaku berhasil membawa kabur uang Rp430 juta setelah melumpuhkan korbannya.

”Ada yang bawa kapak, ada yang tunjukkan pistol,” kata Afit (20), salah seorang korban, yang ikut disekap para pelaku.

Polisi bergerak untuk menyelidiki kasus tersebut. Tapi, sudah setengah bulan berlalu,  tak ada tanda-tanda para pelaku bakal diciduk. Enam orang pria yang dicari-cari, tak jelas kemana rimbanya.

 ”Belum ada perkembangan,” kata Kapoltabes Barelang Kombes Slamet Riyanto, kemarin, menanggapi penyelidikan kasus ini.

Kasus perampokan lainnya yang sempat membuat geger Batam, yakni perampokan berdarah di  sebuah perusahaan konveksi di Pasar Pelita Blok H Nomor 03, Kamis (5/6) dinihari.  Selain melukai bos perusahaan, Tio Yong Khing alias A Kiang (48), dua orang pelaku juga menghabisi Tay Ah Lek alias Tay Ana (59), warga negara (WN) Singapura yang tinggal di perusahaan tersebut.

Dua mantan karyawan perusahaan terlibat dalam peristiwa berdarah ini. Satu ditangkap atas nama Arki Budimansyah alias Budi (17),  satunya lagi, pria berinisial Jk masih kabur

. ”Setelah ia pingsan, kami ambil hartanya,” kata Budi saat proses rekontruksi di lokasi kejadian.


Masih ada sederet kasus perampokan lainnya yang pelakunya hingga kini masih melenggang bebas. Sebut saja kejadian di Perumahan Griya Permai, Blok RR Nomor 10, Sagulung, Selasa (10/6) lalu. Kawanan pria bersenjata api menggasak gaji karyawan sebesar Rp150 juta. Kemana pelakunya? Untuk yang satu ini polisi juga belum berhasil mengendusnya.

Begitu juga dengan kasus perampokan yang menimpa  Asmarani, adik anggota DPRD Kota Batam Asmin Patros. Toko Cahaya Permata Keramik miliknya yang beralamat di Komplek Batam Jaya Blok A No.8, Nagoya, disatroni kawanan rampok, Sabtu (10/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Menanggapi maraknya kasus perampokan ini, Slamet Riyanto mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mengungkap kasus tersebut. Berbagai tindakan juga diambil sebagai upaya pencegahan, seperti menggiatkan patroli, siang dan malam.
Di pundak polisi, masyarakat menaruh harapan yang begitu besar untuk menciptakan rasa aman dan nyaman. Jangan lagi menunggu korban berikutnya. (BP)


 
NUSANTARA [ indeks ]

OLAHRAGA [ indeks ]

MM Research Polls
Apakah Anda Mempunyai Paspor
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Ottawa (BCZ) Dua orang anggota militer Kanada tewas ketika pesawat jet militer yang mereka naiki jatuh di sebelah barat propinsi Saskatchewan, Kanada.
    Manila (BCZ) Bajak laut Somalia akhirnya membebaskan 15 orang pelaut asal Filipina yang mereka jadikan sandera dalam beberapa minggu terakhir ini.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us