Bupati Himbau Seluruh ASN Berpartisipasi Dalam Gerakan Minang Peduli Bencana

Sekdakab Padang Pariaman, H. Jonpriadi (kanan) serahkan infaq pada pengurus Masjid Agung Syekh Burhanuddin usai acara wirid.

PADANG PARIAMAN (Ulakan), Kepritoday.com – Bupati Padang Pariaman Himbau Seluruh ASN untuk dapat berpartisipasi aktif dalam gerakan Minang Peduli Bencana Sulawesi Tengah.

Himbauan tersebut disampaikan Sekdakab, H. Jonpriadi pada wirid rutin mingguan di Masjid Agung Syekh Burhanuddin, Ulakan, Jumat, (5/10).

Lebih lanjut Jonpriadi mengatakan bahwa Gerakan Minang Peduli Bencana ini merupakan kegiatan untuk mengumpulkan bantuan bagi masyarakat Palu, Donggala, Sigi ataupun wilayah lain terdampak bencana gempa dan sunami di Sulawesi Tengah baru-baru ini.

“Bapak Bupati menghimbau kita semua ASN,  instansi vertikal,  BUMN/BUMD, PKDP, Organisasi serta seluruh unsur masyarakat untuk bersama mengumpulkan bantuan bagi saudara kita yang terkena bencana. Bantuan tersebut bisa dikumpulkan di Bagian Kesra Sekertariat Daerah Padang Pariaman atau melalui rekening bendahara di bagian tersebut,” jelasnya.

Sekda juga mengingatkan, karena cuaca ekstrim yang menyebabkan daerah kita sebagai rawan bencana, maka masyarakat juga diharapkan untuk selalu siap sedia dengan ‘tas bencana’ yang berisi dokumen penting, pakaian, makanan instan atau peralatan yang diperlukan untuk dibawa saat bencana menimpa.

Dalam wirid ini, hadir juga ketua Bawaslu Padang Pariaman, Anton Ishaq yang juga memberikan sosialisasi mengenai keamanan dan perdamaian dalam menyongsong Pemilu 2019.

Sebelumnya, dalam wirid rutin Pemkab ini, Rasman, M. Ag  Tk. Labai Basa sebagai penceramah menjelaskan makna jihad tidak semata berarti berperang atau melawan musuh yang nyata. Namun, jihad itu lebih kepada penguasaan diri kita untuk melawan musuh yang sesungguhnya, yaitu hawa nafsu. Disamping itu, jihad juga diutamakan untuk mendidik dan mengasuh keluarga sendiri,

“Bapak/Ibu-ibu, kalau di rumah jangan main hp terus, tolong perhatikan anak-anak. Beri mereka pengajaran dan pendidikan yang layak. Jangan sampai anak-anak terlibat dalam pergaulan salah dan kenakalan remaja. Terutama, beri contoh baik dalam beribadah dan perlakuan sehari-hari sehingga dapat diteladani anak. Inilah jihad yang sesungguhnya!” jelas ASN Kankemenag Padang Pariaman tersebut mengakhiri ceramahnya. (Mudawar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top