Bupati Bintan Tegaskan Pengelolaan Keuangan Harus Tepat Guna, Tepat Fungsi dan Tepat Sasaran

Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos secara resmi membuka Kegiatan Sosialisasi Transaksi Non Tunai dan Tata Kelola Penyediaan Bahan Bakar Minyak ( BBM ).

BINTAN, Kepritoday.com – Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos secara resmi membuka Kegiatan Sosialisasi Transaksi Non Tunai dan Tata Kelola Penyediaan Bahan Bakar Minyak ( BBM ) untuk Kendaraan Dinas dan atau Alat Berat di Kabupaten Bintan, Jum’at pagi (21/7).

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Bintan, Drs. H. Dalmasri Syam, MM, Ketua BPK Perwakilan Provinsi Kepri, Joko Agus Setyono, SE, Kepala Pimpinan Divisi Bank BJB Pusat Bapak Arief, Plt Sekda Kabupaten Bintan, Drs. Adi Prihantara, MM, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bintan terkait.

Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos dalam kesempatan tersebut, menekankan agar hal ini menjadi perhatian seluruh Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Kabupaten Bintan, dalam usaha Pemerintah untuk terus menciptakan tata kelola keuangan dan pemerintahan yang clean and good governance. kegiatan ini juga merupakan sebuah komitment bersama, karena kita inginkan tata kelola pemerintahan yang baik.

” kita terus melakukan upaya agar pengelolaan berjalan dengan sebaik-baiknya, dimana hal ini perlu komitment bersama agar setiap program tepat sasaran, tepat guna dan tepat fungsi. Untuk itu kita harapkan agar seluruh peserta benar-benar dapat memahami terkait penyusunan pedoman penggunaan BBM dan peningkatan Tata Kelola Keuangan dan Transaksi Non Tunai di OPD masing-masing ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Prov Kepri Joko Agus Setyono, SE mengatakan bahwa mengapresiasi bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan mengambil perhatian khusus dalam menciptakan Tata Kelola Keuangan Pemerintahan yang baik. Menurutnya, seiring dengan perkembangan zaman, bahwa pengelolaan keuangan terus mengalami perubahan yang signifikan.

Ditambahkannya juga bahwa Tata Kelola Keuangan Pemerintahan terus bergerak secara terbuka agar masyarakat mengetahui penggunaan anggaran dengan sebaik-baiknya.

” tata kelola keuangan pemerintah terus mengalami perubahan secara signifikan, apalagi diera sekarang sudah berjalan secara terbuka seperti contohnya tata kelola keuangan secara online . untuk itu harus ada komitment bersama untuk terus bergerak maju ” ujarnya. (Red/MC).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *