'

Bupati Bintan Berikan Kuliah Umum di STAI Kabupaten Natuna

Bupati-Bintan-saat-memberikan-Kuliah-UMUM-di-STAI-Natuna-300x168

Bupati Bintan H. Ansar Ahmad, SE.MM saat memberikan Kuliah Umum di STAI Natuna

BINTAN, Kepritoday.com – Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna mengundang Bupati Bintan, Ansar Ahmad sebagai dosen undangan pada kuliah umum dengan tema “Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ekonomi di Daerah Perbatasan”, Jum’at (12/9).

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan mahasiswa itu, dihadiri oleh Ketua STAI Natuna, Umar Natuna, Anggota DPRD Kepri, Sofyan Samsir beberapa anggota DPRD Natuna serta jajaran civitas akademika STAI Natuna.

Dalam paparannya yang berjudul mengenai kesiapan sumber daya manusia menyongsong AFTA 2015, Ansar menghimbau kepada seluruh mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“AFTA sudah didepan mata, persaingan semakin ketat, oleh sebab itu, anak-anak daerah harus dibekali dengan kemampuan-kemampuan, terutama keahlian dibidang bahasa,” katanya.

Bahasa mandarin, inggris dan arab merupakan tiga bahasa yang harus dikuasai untuk memenangkan persaingan pasar global.

“Negara kita adalah pangsa pasar paling empuk bagi AFTA 2015, karena 60 persen penduduk ada di Indonesia,” ujarnya.

Ansar juga menyebut, bahwa liberialisasi ekonomi akan tampak jelas, dimana arus barang dan jasa akan begitu mudah dijumpai antar negara. Ia juga berpesan agar Kampus mempersiapkan pengusaha-pengusaha muda, sehingga tidak terlalu berharap untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ketika telah lulus kuliah.

“Kampus sebaiknya dijadikan sebagai wahana inkubator untuk mencetak entrepreneur-entrepreneur muda,” katanya.

Di Bintan, Ansar menjelaskan bahwa telah mempersipkan diri menyongsong AFTA dengan dibangunnya sekolah pariwisata, yaitu Sahid Bintan. Sekolah yang terletak di Kijang itu, diharapkan mmapu mensuplay kebutuhan tenaga kerja di hotel-hotel di Bintan.

Diakhir pemaparannya, Ansar meminta untuk tidak menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia.

Ketua STAI, Umar Natuna menyebutkan bahwa maksud diadakan kuliah umum adalah untuk membuka wawasan mahasiswa, mengenai kondisi kekinian.

“Sesuai dengan moto STAI, think global, act lokal maka perlu implementasi yang jelas, apalagi Natuna memiliki posisi strategis dan merupakan beranda depan NKRI,” kata Umar. (djo)

Top