'

Berikan Motivasi Kepada Anak Jalanan Untuk Menyongsong Masa Depan

anak jalanan.jpg1

Anak Jalanan

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, membuka secara resmi kegiatan Penertiban Anak Jalanan dan Pembinaan Anak Terlantar, kegiatan yang di gelar oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Tanjungpinang, dilaksanakan Aula Embung Fatimah, Kantor Disosnaker Kota Tanjungpinang, Selasa (24/06).

Hadir pada acara ini, KPAD Provinsi Kepri dalam hal ini sebagai narasumber pada kegiatan tersebut, para SKPD, Camat, Lurah, serta anak-anak jalanan yang ada di Kota Tanjungpinang.

Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S. Pd, mengungkapkan seiring dengan perkembangan dan kemajuan Kota Tanjungpinang sebagai Ibu Kota Provinsi Kepulauan Riau, maka akan ada kecenderungan semakin meningkatnya Peyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) salah satunya adalah anak jalanan. Perlu kita ketahui permasalahan tersebut dikarenakan mereka tidak terpenuhi kebutuhan baik fisik, mental maupun sosial, untuk itu, lanjutnya, untuk menjamin, memelihara, mengamankan kepentingan anak agar dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, karena masalah sosial anak bukan hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, tetapi menjadi tanggungjawab seluruh komponen masyarakat.

Hal ini yang di tuntut agar kita memiliki rasa kepedulian, sadar akan kewajiban kita, bahwa anak-anak jalanan itu dapat kita bina dan kita bekali ilmu, agar mereka memiliki potensi dan ketrampilan, sehingga mereka mampu meningkatkan ketrampilan yang dimilik, dan nantinya akan memotivasi mereka untuk merubah prinsip untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. Kedepan, pemerintah melalui Dinsosnaker, akan memantau anak-anak tersebut, bagaimana kita menyusun pola, agar ada masyarakat yang memang mau untuk menjadi ibu asuh bagi mereka. ” Ucap Wawako.

“ Kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan ini, bapak berharap agar benar-benar memanfaatkan waktu dan kesempatan ini untuk mendapat motivasi yang berguna mengubah mainset anak-anak, bahwa diusia anak adalah masa untuk mengenyam pendidikan di bangku sekolah dan mendapat hak-hak anak “. Tuturnya.

Ponatin, S. Sos, Kabid Rehabilitasi Sosial, Disosnaker Kota Tanjungpinang selaku panitia pelaksana mengyampaikan, bahwa tujuan kegiatan ini agar berkurangnya anak jalanan di Kota Tanjungpinang, terpenuhinya kebutuhan dasar anak sehingga nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan sosial anak. Anak jalanan yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 40 orang. Masih sekolah dan berusia 9 – 17 tahun. Dan dilaksanakan selama satu hari.” Katanya. (edison/hum)

Top