Bahas APBD, DPRD Pasang CCTV dan Rekaman Suara

Jumaga Nadeak, SH, Ketua DPRD Provinsi Kepri

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Terobosan baru dilakukan DPRD Kepri untuk mendukung transparansi penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), kedepan DPRD akan memasang kamera perekam (CCTV) berikut dengan perekam suaranya dalam setiap rapat-rapat badan anggaran.

Dengan begitu, diharapkan nantinya tidak ada lagi kongkalikong antara badan anggaran DPRD dan Pemprov Kepri. “Nanti, dokumen APBD akan kita sertakan juga rekaman audio dan visual rapat dari awal hingga akhir.” Kata Jumaga Nadeak, saat rapat Badan Musyawarah DPRD, di Graha Kepri, Senin. (19/06).

Untuk tahap awal, rencananya pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan mulai diberlakukan, tidak hanya dalam pembahasan APBD, setiap rapat-rapat juga akan direkam sebagai bentuk transparansi.

“Kita ingin melangkah lebih maju lagi sesuai dengan kesepakatan dengan KPK.” Kata Jumaga.

Menaggapi hal ini, seluruh anggota Banmus mendukung langkah tersebut. Anggota Fraksi Hanura Plus, dr. Yusrizal Bakhtiar mengatakan, bahwa dengan teknologi rekaman audio dan visual ini, setidaknya mengurangi ruang gerak korupsi dan kolusi.

“Dengan adanya teknologi rekaman audio dan visual ini, akan lebih bagus, lebih terbuka, dan lebih transparan sebagai bentuk pertanggungjawaban kita kepada masyarakat.” Ujar Yusrizal, yang di amini anggota Banmus lainnya.

Adapun anggota Banmus yang hadir antara lain, Sarafuddin Aluan, Hj. Asnah, Raja Astagana, Syarifah Elvizana, Hanafi Ekra, Maaz Ismail dan Widiastadi Nugraha. Selain memutuskan penggunaan teknologi rekaman suara dan visual, Banmus juga memutuskan menggelar paripurna LHP APBD pada tanggal 3 Juli mendatang. Usai paripurna, langsung kita lanjutkan dengan halal bihalal dihari yang sama. Kata Jumaga.

Selanjutnya, DPRD Kepri akan kembali mengagendakan reses pada 7 Juli hingga 14 Juli mendatang. Seluruh anggota DPRD Kepri akan kembali ke Daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi masyarakat. (Red).