Aparatur Pemerintahan Desa Diminta Tidak Terlibat Politik

Kades Lingga

Para Aparatur Pemerintahan Desa dan BPD Kabupaten Lingga yang mengikuti Sosialisasi APDESI, di Hotel Sampoerna Jaya, Kota Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com- Sebanyak 32 Kepala Desa dan anggota Badan Pertimbangan Desa (BPD) serta tokoh masyarakat Kabupaten Lingga, mengikuti Sosialisasi tentang Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang dilaksanakan di Hotel Sampoerna Jaya, Kota Tanjungpinang. Rabu, (02/09) malam.

Kepada media ini, Sholikin, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gebrak, mengatakan, acara sosialisasi APDESI tersebut, sebenarnya untuk Kepala Desa dan para anggota BPD serta Tokoh masyarakat yang ada di Kabupaten Lingga, tapi kenapa, kandidat Calon Bupati Lingga, juga hadir dalam acara tersebut. Katanya dengan heran.

“ Saya heran, acara yang diadakan di Hotel Sampoerna tersebut, bukankah untuk Kepala Desa dan anggota BPD Kabupaten Lingga, tapi kenapa, kandidat Calon Bupati Lingga turut hadir dalam acara tersebut, jangan-jangan ada unsur lain dalam acara tersebut untuk mencari keuntungan dalam Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 09 Desember nanti.”

Sholikin juga meminta kepada aparatur Pemerintahan Desa, agar tidak terlibat dengan Politik aktif menjelang Pilkada serentak 09 Desember nanti.

Ditambahkan Sholikin, kepada calon kandidat Bupati dan Wakil Bupati, untuk tidak melibatkan Kepala Desa sebagai struktur pemerintahan paling bawah, yang kita ketahui bahwa, Kepala Desa selalu berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk berpolitik aktif. katanya.

Kepada Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Lingga, Sholikin juga menjelaskan, agar Bawaslu mencermati setiap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dalam setiap tahapan Pilkada, dan Bawaslu juga dapat mensosialisasikan tentang aturan pilkada serta sangsi pelanggaran pilkada kepada semua aparatur penyelenggara pemerintahan sampai ketingkat terendah yakni kepala desa”, ungkap Sholikin.

Sholikin berharap, pada Pilkada serentak nanti, dapat berjalan dengan baik serta benar-benar mengimplementasikan demokrasi yang sehat, untuk itu, kepada semua steakholder terkait dalam pilkada serentak nanti dapat mengikuti aturan-aturan yang telah ditetapkan dalam Pemilu. Tutup Sholikin. (djo).