Aksi Unjuk Rasa di Disdik Kepri Berujung Ricuh

yatim-mustapa1

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Yatim Mustafa, Saat Akan Memukul mahasiswa yang berunjuk rasa, Senin (26/5/2014). / photo:istimewa

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Belasan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Tanjungpinang – Bintan, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kepri, Senin pagi (26/5). Di Pulau Dompak Kota Tanjungpinang, sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam aksi unjuk rasa ini, belasan anggota PMII itu datang ke Kantor Disdik Kepri, Pulau Dompak Tanjungpinang, dengan aman dan damai.  mereka membawa poster dan menyorakkan yel-yel yang berbau kritikan terhadap Disdik Kepri. Mereka secara khusus menyoroti dugaan korupsi anggaran pengadaan alat laboratorium SMA se-Kepri dari APBD Kepri 2013, yang merugikan Uang Negara, sebesar Rp 1Milyar lebih.

Tidak berselang lama, Yatim Mustafa, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri datang dan menjumpai para pendemo dengan berjalan santai dan tenang. Selain menyerukan yel-yel dan puisi yang bernada kritik, belasan anggota PMII itu juga memperagakan atraksi tentang seorang narapidana yang dikurung dalam sebuah kerangkeng. Jasman, seorang anggota PMII yang bertopengkan wajah Yatim, terlihat melakonkan peran sebagai narapidana di dalam kerangkeng yang dibuat mereka dari batangan bambu.

Yatim Mustafa, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kepri mendadak berang saat menghadapi demonstrasi mahasiswa tersebut. Dia, (Yatim/red) tak bisa menahan amarahnya, dan mencekik Jasman, salahsatu dari anggota PMII Tanjungpinang – Bintan, yang mengenakan topeng dengan bergambarkan wajah dirinya tersebut. Karena terbawa emosi, Yatim dan beberapa stafnya lalu terlibat aksi saling pukul dan tendang-tendangan dengan belasan anggota PMII yang juga mendadak beringas. (djoko)

Top