79 Keramik Antik Tangkapan Lanud Tanjungpinang di Serahkan Ke Pemko Tanjungpinang

LNKY8141

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Bersama Danlanud Tanjungpinang, Letkol P. I Ketut Wahyu Wijaya, didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tanjungpinang, Drs. Juramadi Esram.

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH menerima 79 keramik antik hasil tangkapan penyelendupan oleh Lanud Tanjungpinang, Kamis (20/11), di Gedung Dirgantara Lanud Tanjungpinang dengan didampingi Sekdako Tanjungpinang, Drs. Riono, M.Si dan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tanjungpinang, Drs. Juramadi Esram.

Sehari sebelumnya, Rabu (19/11), Lanud Tanjungpinang berhasil mengamankan keramik antik buatan China tahun 1700 yang akan diselundupkan keluar Tanjungpinang dengan menumpang pesawat TNI-AU.

Setelah diperiksa, barang tersebut langsung diamankan di markas Lanud Tanjungpinang. Tak menunggu lama, sehari setelah diamankan, barang tersebut langsung diserahkan kepada negara melalui Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Danlanud Tanjungpinang Letkol P. I Ketut Wahyu Wijaya mengatakan, penyerahan barang antik ini merupakan wujud kepedulian seluruh TNI-AU atas pelestarian benda-benda peninggalan sejarah bangsa Indonesia. Hal ini menurut I Ketut, bukan hanya sebagai aparat TNI namun juga seluruh warga negara Indonesia wajib melindungi dan melestarikan peninggalan sejarah budaya bangsanya.

Dengan ditangkapnya penyelundupan barang antik ini, I Ketut kembali mengingatkan bahwa wilayah Kepri sejak dahulu kala hingga sekarang masih menjadi jalur favorit perdagangan. Itulah sebabnya, dari mana asal muasal barang antik tersebut dibawa masuk ke Tanjungpinang sulit untuk diprediksi.

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Tanjungpinang Juramadi Esram mengatakan, barang tersebut nantinya akan dimasukkan ke Museum Kota Tanjungpinang sekaligus akan dikaji lebih dalam lagi oleh para pakar arkeolog menyangkut keasliannya.

Walikota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah, SH sendiri sangat mengapresiasi tindakan yang telah dilakukan Lanud Tanjungpinang. Dikatakannya, benda bersejarah erat kaitannya dengan harkat dan martabat bangsa. “Sudah seharusnya melestarikan benda peninggalan sejarah menjadi tanggungjawab kita semua, bukan hanya TNI saja.” Kata Lis.

Apa yang dilakukan oleh Lanud Tanjungpinang, kata Lis, akan menjadi motivasi bagi Pemko Tanjungpinang beserta masyarakat untuk menjaga benda-benda bersejarah tersebut. Oleh karena itu, barang tersebut akan dimasukkan ke Museum Kota Tanjungpinang. (djo)

Top