70 Orangtua Anak Jalanan Kota Tanjungpinang Di Berikan Pembinaan

anak jalanan

Anak Jalanan / Ilustrasi

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) melakukan kegiatan pembinaan orangtua anak jalanan yang digelar Rabu (18/6) di aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang.

Perlindungan bagi anak merupakan hak asasi anak yang harus diberikan tanpa diskriminasi. Perlindungan dimaksud salah satunya melibatkan peran keluarga. Namun fenomena yang terjadi dewasa ini, khususnya di Kota Tanjungpinang, banyak anak-anak yang dijadikan objek pencari nafkah dijalanan akibat tuntutan ekonomi. Anak merupakan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dalam pembangunan.
Acara dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan Kota Tanjungpinang, Suyatno, AMP, dengan menghadirkan narasumber dari Provinsi Kepri serta Kepala BP3AKB Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani.

Suyatno mengatakan, langkah yang diambil BP3AKB merupakan langkah yang tepat. Dengan bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kepri, langkah yang sedang dilakukan ini merupakan langkah pencegahan. Anak-anak jalanan merupakan anak-anak usia sekolah dan bermain, bukan untuk bekerja. Sudah seharusnya kita memberikan ruang untuk mereka berkembang. Demikian dikatakan Suyatno.

Dilanjutkan Suyatno, sebagai ibukota provinsi, yang juga kota layak anak, langkah pencegahan ini juga merupakan salah satu upaya untuk mengurangi kemiskinan sehingga tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang terlantar dan menjadi anak jalanan. Sementara itu, untuk membantu mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi para orangtua anak jalanan tersebut, BP3AKB juga memberikan bantuan sebagai modal usaha bagi para orangtua sehingga tidak lagi mengeksploitasi anaknya untuk dipekerjakan.

“Dengan pemberian bantuan usaha berupa barang agar dapat meningkatkan pendapatan dan perekonomian keluarga dan kegiatan pembinaan ini, tidak ada lagi anak-anak yang turun ke jalanan untuk mencari nafkah.” Tegas Suyatno.

Kegiatan pembinaan ini melibatkan 70 orangtua anak jalanan yang ada di Kota Tanjungpinang. “Setelah pemberian bantuan ini, akan dibuat surat perjanjian dengan orangtua anak jalanan agar tidak ada lagi anak-anaknya yang berjualan di jalanan.” Kata Ahmad Yani selaku Kepala BP3AKB.
“Pihak BP3AKB akan terus melakukan kontrol dan berharap para orangtua dapat menjalankan komitmennya.” Ujar Ahmad Yani. (djo/hum)