14 Ormas Islam Tergabung Dalam FSOI Gelar Pertemuan

Poto bersama 14 Ormas Islam di Kabupaten Bogor,setelah menggelar pertemuan di Gedung Fajri FM Tamansari Bogor.

BOGOR, Kepritoday.com – Sekitar 14 Organisasi Massa (Ormas) Islam yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi Ormas Islam (FSOI) Kabupaten Bogor,pada hari Jumat (23/02) menggelar pertemuan di Gedung Fajri FM Tamansari Bogor.

Adapun Ormas-Ormas Islam yang tergabung dalam Forum Silaturrahmi Ormas Islam (FSOI) Kabupaten Bogor tersebut adalah :

1. Persatuan Ummat Islam (PUI)

2. Muhammadiyah

3. Mathla’ul Anwar (MA)

4. Persatuan Islam (PERSIS)

5. Serikat Islam (SI)

6. Al Irsyad

7. Dewan Dakwah Islam Indonesia (DDII)

8. HASMI

9. Ikatan Dai Indonesia (IKADI)

10. IGTKA

11. Al-Wasliyah

12. BKsPPI

13. FPI

14. ICMI

Menurut Sekretaris FSOI Kabupaten Bogor,H.Naufal Ramadian dalam release nya yang di posting melalui jejaring sosial,medsos facebook,menyampaikan hasil pertemuan dengan ormas-ormas Islam tersebut,dan menghasilkan 5 (lima) poin kesepakatan.

Kesepakatan ini lahir terkait situasi sosial yang berkembang di tengah masyarakat, 5 poin kesepakatan tersebut adalah :

1. FSOI mengutuk segala bentuk teror dan penzaliman terhadap para Ulama yang dilakukan secara sistematis melalui teror Orang Gila,  yang terjadi di berbagai tempat di wilayah NKRI tak terkecuali di Kabupaten Bogor.

2.  FSOI Meminta kepada  Institusi Kepolisian RI sebagai pemangku otoritas keamanan (c.q Kapolres Bogor) untuk mengusut secara tuntas kejadian teror Orang Gila sekaligus dalang dibalik teror tersebut, dan menjamin rasa aman bagi warganya di wilayah masing-masing, termasuk di wilayah Kabupaten Bogor.

3. FSOI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan melawan teror terhadap para ulama dengan mengedepankan cara-cara penyelesaian berdasarkan  hukum yang berlaku di NKRI yang berkeadilan tanpa pandang bulu.

4. Kepada seluruh umat Islam di Kabupaten bogor agar tetap waspada dan senantiasa berkoordinasi secara terintegrasi dengan Pimpinan Ormas Islam & berbagai pihak yang berwenang, dengan mengutamakan daya seleksi thd sumber informasi yang bersifat hoax yang berpotensi memecah belah keutuhan persatuan & kesatuan di wilayah Kabupaten Bogor.

5. Meningkatkan kewaspadaan atas situasi sosial yang berkembang jelang tahun politik 2019, mendorong lahirnya kepemimpinan politik Kabupaten Bogor yang maslahat yang berfihak kepada kepentingan umat Islam, serta mengutamakan proses demokrasi yang berbasiskan persatuan dan kesatuan dalam mensikapi dinamika & perbedaan aspirasi politik umat. (*)
Sumber : FSOI Kabupaten Bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *